Articles by "Rakerwil"
Tampilkan postingan dengan label Rakerwil. Tampilkan semua postingan



Dengan mengusung Tema "Smart City Sebagai Solusi Masalah Perkotaan" lebih dalam Rapat Kerja Komisariat Wilayah V Apeksi regional kalimantan memberikan rekomendasi diantatanya percepat Pembangunan, APEKSI Regional V Dukung Pemindahan Ibu Kota


Beberapa rekomendasi untuk percepatan pembangunan hari ini dimusyawarah 9 Walikota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Komisariat Wilayah (Komwil) V Regional Kalimantan.

Rekomendasi yang dirumuskan tersebut diantaranya seperti melakukan sosialisasi rencana pemindahan Ibu Kota Negara ke Pulau Kalimantan dengan perkuatan pada aspek infrastruktur, sosial budaya dan jaringan.

“Berdasarkan UU nomor 3 tahun 2022 tentang Ibukota Negara, Pemerintah telah menetapkan Kalimantan Timur sebagai Ibukota Negara baru bernama nusantara, yang memiliki visi “Sebagai Kota Dunia”, dengan tujuan menjadi kota berkelanjutan di dunia, sebagai penggerak ekonomi indonesia di masa depan dan menjadi simbol identitas nasional berdasarkan pancasila dan uud 1945,” ujar Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, SE, MH, saat membuka kegiatan Rakerwila Apeksi, di Ball Room Hotel Mahkota Singkawang, Kamis (17/02).

Lebih dari itu, ia juga berharap dengan pemindahan ibukota negara di Kalimantan Timur nantinya mampu menciptakan multiplier effect, dalam program pemerintah dan memiliki makna strategis serta berdampak positif bagi kota-kota se-kalimantan dalam percepatan pembangunan di semua sektor kehidupan, yang memiliki konsep green city, smart city dan sustainable city

Usulan menarik lainya yang akan dirumuskan dalam kegiatan tersebut tentang Program Pengembangan Pariwisata 4.0, dengan perhatian khusus pada peningkatan wisata millenial mandiri dan individual, melalui pemberian insentif khusus oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah


Masih menurut Tjhai Chui Mie, kegiatan rapat kerja wilayah ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi perkotaan dapat melahirkan rekomendasi kemitraan antar kota se-Kalimantan, sehingga dapat mempercepat pembangunan jalan trans kalimantan dan Jalur transportasi udara antar kalimantan, investasi daerah, penguatan kapasitas pemerintah dalam ketahanan bencana, ketahanan pangan, kemudahan pelayanan perijinan, pengembangan pariwisata 4.0, peningkatan daya saing daerah, peningkatan kualitas layanan public berbasis digital, penanganan pandemi covid-19, pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi covid-19. “Saya juga berharap kesempatan kali ini dapat dijadikan ajang untuk membahas beberapa kebijakan pemerintah, implementasi dan dampaknya terhadap peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.











Bertempat di Dayang Resort Kota Singkawang pada tanggal 16 Maret 2022 malam, telah dilaksanakan Jamuan kepada Tamu tamu peserta Rakerwil Apeksi Regional Kalimantan oleh Tuan Rumah Pemerintah Kota Singkawang.

Walikota Singkawang ibu Tjhai Chui Mie, SE, MH, dalam sambutannya menyampaikan Selamat datang dan Terima Kasih kepada Seluruh Tamu yang datang, yaitu Tamu tamu dari seluruh Pemerintah Kota di Kalimantan, Pengurus Apeksi dan Skretariat Pusat Apeksi, semoga dengan adanya pertemuan ini bisa menghasilkan rekomendasi yang startegis untuk Pembangunan dan Penyelenggaraan Pemerintahan di Kalimantan yang kemudian akan disampaikan ke Pemerintah Pusat melalui pengurus Apeksi pusat.

Dalam kesempatan Welcome diner ini juga dipersembahkan beberapa Hiburan dan kegiatan pertukaran Cindera Mata. Selanjutnya pada hari berikutnya tanggal 17 Maret 2022 akan dilaksanakan Rakerwil di Hotel Mahkota dengan Tema " Smart City Sebagai Solusi Masalah Perkotaan"






Penanaman pohon bersama Wali Kota se-Kalimantan merupakan rangkaian rutin kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI)  Regional Kalimantan yang saat ini digelar mulai tanggal 15 hingga 18 Maret 2022 di Kota Singkawang sebagai tuan rumah. Sebelum penanaman pohon, Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan beserta sembilan wali kota se-Kalimantan yang tergabung dalam Komwil V APEKSI, bersepeda bersama mengitari Kota Singkawang. 

 Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin dipimpin Oleh Asiaten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Banjarmasin, didampingi Kadiskominfotik, Plt. Ka. BappedaLitbang dan Pejabat lainnya

diharapkan momentum Rakerwil V APEKSI di Kota Singkawang ini tidak hanya sekadar rapat kerja secara formalitas, tetapi bagaimana pemerintah kota yang hadir bisa saling bertukar informasi dan sharing terhadap permasalahan kota yang ada di Kalimantan khususnya, Tentu harapan semua peserta dalam raker ini bisa menghasilkan poin-poin yang bisa membantu pemerintah kota dalam permasalahan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan.

Sebagaimana diketahui, kesembilan pemerintah kota yang hadir pada Rakerwil V APEKSI Regional Kalimantan di Singkawang adalah Kota Singkawang, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Banjarbaru, Tarakan, Samarinda, Palangkaraya dan Bontang. 

Rapat kerja ini akan berlangsung sampai dengan Tanggal 18 Maret 2022, dengan sederer Agenda kegiatan yang akan diikuti seluruh peserta Raker.

Rapat Kerja ke-VI Komwil V Apeksi Regional Kalimantan Tahun 2018 telah dilaksanakan di Kota Bontang pada :
Hari : Rabu s/d Jumat
Tanggal : 20 s/d 22 Maret 2019
Tempat : Hotel Novotel Kota Banjarbaru
Tema : “Menjaga Stabilitas Politik Menuju Pemilu Damai dan Bermartabat”.

Peserta rapat kerja diikuti oleh 9 (Sembilan) Pemerintah Kota (Walikota beserta isteri dan Perangkat daerah terkait) anggota Komisariat Wilayah V APEKSI Regional Kalimantan;
Walikota Banjarmasin beserta beserta rombongan menghadiri Rapat Kerja ke-VII Apeksi Komwil V Regional Kalimantan Tahun 2019 yang telah dilaksanakan di Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Timur dengan agenda kegiatan sebagai berikut :
a. Rabu, 20 Maret 2019
Pukul 20.00 Wita s/d Selesai dilaksanakan Wellcome Dinner bersama Walikota Banjarbaru, Pejabat beserta seluruh tamu VVIP di Lapangan Murjani Kota Banjarbaru;



b. Kamis, 21 Maret 2019
1) Pukul 06.30 – 08.00 Wita
Penanaman Pohon di Kebun Raya Banua Kota Banjarbaru

2) Pukul 09.00 - 11.00 Wita Persiapan Raker dan Pembukaan Raker;
a) Persembahan kesenian;
b) Menyanyikan Lagu Indonesia Raya;
c) Menyanyikan Mars Apeksi;
d) Menyanyikan Mars Banjarbaru;
e) Pembacaan do’a;
a. Sambutan Walikota Banjarmasin;
b. Sambutan Ketua Komwil V APEKSI;
c. Sambutan Ketua Dewan Pengurus APEKSI;
d. Sambutan Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus membuka acara Raker;
e. Penutup.



3) Pukul 12.00 – 13.00 Wita Coffee Break
4) Pukul 13.00 – 16.30 Wita Diskusi Panel;
a) Pemaparan dari Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri;
b) Pemaparan dari Andra Matin;
c) Diskusi dan Tanya Jawab;
d) Perumusan Rekomendasi;

c. Jumat, 30 Nopember 2018
Pukul 07.00 Walikota peserta Raker kembali ke Kota Masing-masing;

Adapun Rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakerwil ke-VII Apeksi Regional Kalimantan di Kota Banjarbaru tanggal 20 s/d 22 Maret 2019 dengan Tema “Menjaga Stabilitas Politik Menuju Pemilu Damai dan Bermartabat” adalah sebagai berikut :
a. Rekomendasi berkaitan Tema Raker ke-VII KOMWIL V Regional Kalimantan
1) Mendukung dan menjamin pelaksanaan Pemilu Damai dan Bermartabat tanggal17 April 2019 dengan menjaga stabilitas politik, peningkatan partisipasi aktif masyarakat serta netralitas Aparatur Sipil Negara.
2) Menjadikan ajang Pemilu Damai dan Bermartabat tanggal 17 April 2019 sebagai upaya pencerdasan politik masyarakat, melalui :
- Perilaku politik yang santun dan beradab;
- Penyampaian konten politik yang bebas unsur fitnah dan SARA;
- Pencegahan penyebaran berita bohong (Hoax).
3) Peningkatan kesiapsiagaan, komunikasi dan sinergisitas antara elemen penyelenggara pemilu, unsur TNI/Polri, Satpol PP, tokoh masyarakat/agama.
4) Agar pendelegasian urusan pemerintahan umum kepada daerah disertai dengan pendanaan yang jelas  sebagaimana pola pemberian Dana Alokasi Khusus (DAK).
5) Peningkatan sosialisasi Pemilu Damai oleh penyelenggara Pemilu.
6) Peningkatan peran Pemerintah Daerah sebagai pembina dan pemberdayaan sosial politik melalui pemberian dorongan dan bimbingan terhadap pelaksanaan kehidupan politik masyarakat yang baik.

b.   Rekomendasi Umum Tema Raker ke-VII KOMWIL V Regional Kalimantan
1) Meminta pemerintah pusat untuk segera mengeluarkan peraturan pemerintah tentang kenaikan gaji dan tunjangan lainnya bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
2) Mendorong perbaikan sistem penerimaan CPNS, melalui upaya
a) pemenuhan kebutuhan ASN di lingkungan Pemerintah Daerah berdasarkan kebutuhan riil pemerintah daerah, bukan semata-mata berdasarkan kebijakan pusat/nasional.
b) mempertimbangkan/mengutamakan pemenuhan kebutuhan CPNS sesuai formasi yang tersedia daripada mengutamakan faktor passing grade.
3) Dalam penerimaan PPPK dan penggajiannya agar pembiayaannya tetap dibebankan pada struktur APBN.
4) Mendorong pemerintah pusat untuk melakukan penyesuaian terhadap interval kenaikan gaji berkala terkait dengan adanya penambahan batas usia pensiun PNS (dari 56 tahun menjadi 58 tahun atau 58 tahun menjadi 60 tahun) dan besaran kenaikan gaji berkala yang signifikan.
5) Mendorong kepastian status kelembagaan KORPRI sebagai Lembaga Kedinasan.
6) Penyempurnaan regulasi operasional terkait kebijakan Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan berupa Dana Kelurahan.

Rekomendasi ini desahkan pada tanggal 21 Maret 2019 dan disetujui oleh semua Pemerintah Kota Komwil V yang berhadir dan ditandatangani oleh masing-masing Walikota atau yang mewakili.



Bahwa Rapat Kerja ke-V Komwil V Apeksi Regional Kalimantan Tahun 2018 telah dilaksanakan di Kota Palangka Raya pada :
Hari : Selasa s/d Kamis
Tanggal : 09 s/d 11 Oktober 2018 
Tempat : Hotel Aquarius Kota Palangka Raya
Tema : “Strategi Peningkatan Investasi di Kalimantan Berdasarkan Potensi Daerah”


1)Rombongan Pemerintah Kota Banjarmasin berangkat dari Kota Banjarmasin menuju Kota Palangka Raya dengan Jalan Darat dan Chek In di Hotel masing-masing;

2)Pukul 19.00 WIB s/d Selesai dilaksanakan Welcome Dinner di Rumah Jabatan Walikota Palangka Raya dihadiri oleh Walikota Banjarmasin beserta seluruh Pendamping pendamping, pada Kesempatan ini juga di agendakan Pengukuhan Forum Perpustakaan Daerah Komwil V dan Walikota Banjarmasin bertukar cendera mata dengan Walikota Palangka Raya, Welcome Dinner Rakernas Apeksi tahun 2018 ini merupakan acara pengantar untuk menjalin keakraban antar sesama peserta Apeksi di seluruh Indonesia, adapun rangkaian acaranya sebagai berikut :
a.Penampilan Kesenian Tari
b.Pembukaan
c.Pembacaan Do’a
d.Ramah Tamah/Makan Malam
e.Sambutan Walikota Palangka Raya
f.Pengukuhan Forum Komunikasi Perpustakaan Daerah Komwil V Apeksi Regional Kalimantan;
g.Foto Bersama;
h.Pertukaran Cindera mata/Pelakat
i.Hiburan
j.Penutup

Rabu, 10 Oktober 2018
1)Pukul 07.00 – 08.00 Wib



Penanaman Pohon, oleh Walikota anggota Komwil V Apeksi regional Kalimantan atau yang mewakili, bertempat di Mesjid Kecubung Kota Palangka Raya;
2)Pukul 08.00 – 08.30 Wib Registrasi Peserta APEKSI




3)Pukul 08.30 – 09.30 Wib Pembukaan Rakerwil ke-V dengan susunan acara sebagai berikut :
a.Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars APEKSI
b.Pembacaan do’a
c.Sambutan Walikota Palangka Raya
d.Sambutan Ketua Komwil V APEKSI
e.Sambutan Ketua Dewan Pengurus APEKSI
f.Sambutan Gubernur Kalimantan Tengah sekaligus membuka acara Raker
g.Penutup.
4)Pukul 09.00 – 09.15 Wib Coffee Break
5)Pukul 09.45 – 11.45 Ladies Program dengan kunjungan ke Centra Kerajinan di Kereng Bangkirai
6)Pukul 09.15 – 12.00 Wib Rapat Kerja dengan rangkaian :
a.Pemaparan dari nara sumber Kementerian dalam Negeri oleh Bapak Ala Baster, MT, Kasubdit Koperasi, UKM dan Penanaman Midal Direktorat Singkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri
b.Pemaparan dari nara sumber Bappedan Ibu Dra. Dwi Martini, Kasubdit Investasi Direktorat Perdagangan, Investasi, dan Kerjasama Ekonomi Internasional Kementerian PPN/Bappenas
7)Pukul 12.00 – 13.00 Wib Ishoma
8)Pukul 13.00 – 15.00 Wib Lanjutan Raker dengan Agenda Rumusan dan Rekomendasi Raker dengan Moderator Plt. Asisten Perekonomian Setda Kota Banjarmasin
9)Pukul 15.00 Wib Raker Selesai

Kamis, 11 Oktober 2018
Pukul 06.30 – 08.00 Senam Pagi dilanjutkan dengan Acara Susur sungai.



Pembukaan Rapat Kerja Wilayah ke V Komwil V APEKSI Regional Kalimantan Tahun 2018 dibuka resmi oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah;
Investasi merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan ekonomi karenan mempunyai keterkaitan dengan keberlangsungan kegiatan ekonomi di masa yang akan datang. Dengan melakukan investasi, kapasitas produksi dapat ditingkatkan, yang berarti peningkatan output. Peningkatan output akan meningkatkan pendapatan. Dalam jangka panjang, akumulasi investasi mendorong perkembangan berbagai aktivitas ekonomi sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Dengan demikian dampak dan keterkaitannya cukup besar, baik pada investor, pemerintah daerah sampai dengan rakyat kecil. Semakin banyak dan tinggi nilai investasi, kian besar pula dampak dan manfaat yang dipetik, seperti menyerap tenaga kerja, optimalisasi sumber daya alam serta yang paling utama meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat di daerah tersebut.
Dalam realitas di Indonesia bahkan di Kalimantan, ditemukan beberapa penyebab rendahnya tingkat investasi di daerah seperti kurangnya sinergi dan koordinasi antar stakeholders maupun antar daerah, masih terdapat konflik pada usaha berbasis lahan, rendahnya tingkat aksesibilitas daerah terhadap pusat-pusat pertumbuhan wilayah, terbatasnya ketersediaan sarana dan prasarana publik dasar di daerah, Belum optimalnya pengelolaan potensi sumber daya lokal dalam pengembangan perekonomian, Kebijakan Daerah (Perda ataupun Peraturan Kepala Daerah) yang kurang memberi keleluasaan pada investor, kurangnya promosi, lambat serta sulitnya pengurusan perizinan dan lain sebagainya.
Dengan demikian dibutuhkan suatu strategi peningkatan investasi yang diharapkan dapat .meningkatkan daya tarik investasi daerah terutama basis antar kota di Wilayah Kalimantan sehingga tercapai keserasian dan kolaborasi investasi, sinergi potensi antar daerah dan atau dengan pihak ketiga. Melalui strategi tersebut diharapkan dapat mengurangi kesenjangan daerah dalam investasi sehingga Kalimantan dapat maju secara bersama-sama.
Adapun Rekomendasi yang dihasilkan dalam Ralkerwil ke-V Apeksi Regional Kalimantan di Kota Palangka Raya tanggal 09 s/d 11 Oktober 2018 adalah sebagai berikut : 
a.Rekomendasi untuk Pemerintah Pusat
Permasalahan Perizinan :
1)Dalam Pelaksanaan PP Nomor 24 tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan berusaha terintergrasi secara eletronik atau online single subnation (OSS), pemerintah pusat agar mengeluarkan regulasi kepada daerah yang belum siap aplikasi OSS diberikan tenggang waktu pelaksanaanya dan terhadap pelayanan di hentikan atau dilaksanakan seperti biasa.
2)Pemerintah Pusat diharapkan dapat memfasilitasi Pelaksanaan OSS dalam bentuk bimtek sarana/prasarana penunjang dan dimasukan dalam program strategis nasional
3)Pemerintah Pusat diharapkan dapat memfasilitasi adanya peta potensi investasi diwilayah Kalimantan
4)Pemerintah Pusat dapat memfasilitasi pembentukan FCB kompi untuk menjebatani calon investor dalam berinvestasi
5)Diharapkan intervensi Pemerintah Pusat dalam penyesuaian regulasi penyediaan bahan baku untuk furniture
6)Diharapkan Pemerintah Pusat dapat mengeluarkan regulasi subsidi untuk sarana pengangkutan exspor.
7)Diharapkan Pemerintah Pusat dapat membantu ekspansi produk daerah ke tujuan ekspor (Eropa dan Amerika)
8)Diharapkan Pemerintah Pusat dapat mendorong investasi daerah antara lain dengan memberikan regulasi khusus pemanfaatan kawasan hutan yang berbasis ekonomi hijau
9)Pemerintah Pusat perlu melakukan percepatan program disagregrasi PMTB untuk mengetahui arah investasi daerah.

b.Rekomendasi untuk 9 (Sembilan) kota wilayah Kalimantan :
1)Bagi Daerah yang belum memiliki perda penanaman modal disarankan untuk segera membentuk perda penanaman modal.
2)Pemerintah kota dapat membuat perda terkait pelarangan penggunaan kantong plastik pada toko-toko modern dan pasar tradisional.

Untuk Materi bisa di Download
1.Materi Kemendagri
2.Materi Bappenas
3. Rekomendasi


Bahwa Rapat Kerja ke-4 Komwil V Apeksi Regional Kalimantan Tahun 2018 telah dilaksanakan di Kota Singkawang pada :
Hari : Rabu s/d Jum’at
Tanggal : 26 s/d 28 September 2018 
Tempat : Dayang Resort Singkawang Jalan Raya Sedau
Tema : “Penguatan Sektor Pariwisata Melalui Kerja Sama Daerah”

Rombongan Pemerintah Kota Banjarmasin berangkat dari Kota Banjarmasin menuju Kota Singkawang dan Cheki In di Hotel Dayang Resort Singkawang, dimana sehari sebelumnya yaitu tanggal 25 September 2018 Wakil Walikota Banjarmasin didampingi oleh Perwakilan PDAM Bandarmasih dan Humas Prtotokol sudah berangkat terlebih dahulu;



Rabu 26 September 2018
Pukul 19.00 WIB s/d Selesai dilaksanakan Welcome Dinner di Café and Resto Dayang Resort Kota Singkawang yang dihadiri oleh Wakil Walikota Banjarmasin beserta seluruh Pendamping pendamping, pada Kesempatan ini Walikota Banjarmasin bertukar cendera mata dengan Walikota Singkawang, Welcome Dinner Rakernas Apeksi tahun 2018 ini merupakan acara pengantar untuk menjalin keakraban antar sesama peserta Apeksi di seluruh Indonesia, adapun rangkaian acaranya sebagai berikut :
1. Ramah Tamah/Makan Malam
2. Pembukaan
3. Tarian Selamat datang
4. Pembacaan do’a
5. Sambutan Walikota Singkawang
6. Penyerahan Cendramata kepada para Walikota
7. Hiburan
8. Penutup

Kamis, 27 September 2018
Pukul 05.30 – 07.00 Wib

Dilaksanakan Gowes Sepeda, Peserta berangkat dari Hotel Dayang Resort menggunakan Mobil dan Bus yang disiapkan oleh Panitia dan menuju lokasi Start di Kantor Walikota Singkawang;
Pukul 07.00-08.00 Wib Peserta kembali ke Penginapan
Pukul 08.00 – 08.30 Wib Registrasi Peserta APEKSI

Pukul 08.30 – 09.30 Wib Pembukaan Rakerwil ke-4 dengan susunan acara sebagai berikut :
1. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars APEKSI
2. Pembacaan do’a
3. Sambutan Walikota Singkawang
4. Sambutan Ketua Komwil V APEKSI
5. Sambutan Ketua Dewan Pengurus APEKSI
6. Sambutan Gubernur Kalimantan Barat sekaligus membuka acara Raker
7. Penutup.

Pukul 09.00 – 09.15 Wib Coffee Break
Pukul 09.15 – 12.00 Wib Rapat Kerja dengan rangkaian :
1. Pemaparan dari nara sumber Kementerian Pariwisata
2. Pemaparan dari nara sumber Apeksi Pusat
3. Pemaparan dari nara sumber Badan Ekonomi Kreatif
4. Pemaparan dari nara sumber Kota Pontianak

Pukul 12.00 – 13.00 Wib Ishoma
Pukul 13.00 – 15.00 Wib Lanjutan Raker dengan Agenda Rumusan dan Rekomendasi Raker
Pukul 15.00 Wib Raker Selesai

Jumat, 28 September 2018
Pukul 06.30 – 08.00 Senam Pagi dilanjutkan dengan Sarapan Pagi Café dan Resto Dayang Resort Singkawang dan selanjutnya persiapan untuk kembali ke Kota Banjarmasin.

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan yang dipusatkan di Hotel Dayang Resort Singkawang dalam sambutannya disampaikan bahwa Apeksi merupakan wadah yang dibentuk Pemerintah Kota yang bertujuan untuk membantu anggotanya dalam mempercepat pelaksanaan otonomi daerah dan menciptakan iklim yang kondusif bagi kerja sama antar Pemerintah Daerah;

Selain itu, Apeksi juga bertujuan untuk akselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui demokrasi. Sehingga peran serta masyarakat, keadilan dan pemerataan yang memperhatikan potensi dan keberagaman daerah;

Program-program Apeksi yang ditujukan untuk pembangunan perkotaan hendaknya dapat tetap senantiasa bersinergi dalam koridor pembangunan yang berkeadilan serta tetap mengacu kepada regulasi/payung hukum yang berlaku.

Berkaitan dengan tema Rakerwil ini, Kota Singkawang mempunyai sektor pariwisata yang merupakan salah satu sektor andalan dalam menunjang ekonomi masyarakat. Bahkan menjadi ikon wisata dan destinasi unggulan di Kalimantan Barat serta Nasional dan Internasional karena memiliki prospek yang baik dan daya tarik yang kompetitif, Maka dari itu, sektor pariwisata ini harus didukung oleh adanya potensi keberagaman dan keunikan jenis obyek wisata alam, wisata bahari, wisata buatan dan wisata budaya;

Pada kesempatan itu, Gubernur Kalimantan Barat memiliki sejumlah harapan sekaligus ingin mengajak kepada peserta yang hadir, 

1. Pertama, diperlukan komitmen yang tinggi dari setiap stakeholder yang terkait dengan rencana membangun kerjasama antar daerah yang berbatasan, Hal ini penting karena sering kali kerjasama berhenti sebatas penandatanganan kesepakatan bersama tanpa tindak lanjut suatu perjanjian kerjasama;
2. Kedua, marilah mencurahkan segenap daya dan upaya untuk berkomunikasi diantara para calon pihak sebagai upaya penjajakan yang lebih teknis terhadap kemungkinan obyek-obyek kerjasama yang akan dikembangkan sesuai dengan potensi dan kondisi daerah baik di bidang pariwisata. Sehingga nantinya kerjasama yang dibangun akan dapat berjalan sesuai harapan semua pihak dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat;
3. Ketiga, agar segera melakukan pemetaan urusan pemerintahan yang dapat dikerjasamakan dengan daerah yang berbatasan langsung. Hal ini penting untuk menentukan urusan pemerintahan yang memiliki eksternalitas lintas daerah dan penyediaan layanan publik yang lebih efisien jika dikelola bersama;

Pada kesempatan itu juga, Gubernur berharap kepada seluruh peserta mendapat informasi baru yang bersifat membangun dalam rangka pelaksanaan pemerintahan yang bersinergi serta suatu informasi yang qualified dan informatif yang pada akhirnya akan menjadi added value bagi pemerintah daerah untuk melaksanakan kerjasama.

Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan dalam sambutannya, dengan berbagai potensi yang dimiliki Kota Singkawang diharapkan mampu melakukan inovasi dan menjalin kerjasama daerah dengan kota-kota Regional Kalimantan, dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Semoga saja rapat kerja ini dapat berjalan dengan lancar dan melahirkan rekomendasi sebagai bahan masukan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apeksi di Kota Palu pada tahun 2019;

Sementara itu Komwil V Apeksi yang dalam kesempatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Apeksi Komwil V Walikota Bontang menyampaikan dalam sambutannya bahwa :
Kegiatan Rapat Kerja ke-4 (empat) Komwil V Apeksi tahun 2018 dinilai sangat strategis, mengingat tema yang diusung yakni “Penguatan Sektor Pariwisata Melalui Kerja Sama Daerah”;

Komisariat Wilayah V yang berada di Pulau Kalimantan, pulau terbesar di Indonesia dan terbesar ke-3 di dunia, Kalimantan memiliki banyak potensi wisata, termasuk juga wisata alam, pantai, budaya, wisata belanja serta wisata kuliner menjadi daya tarik tersendiri dari pulau yang juga dikenal dengan borneo ini, marilah kita bersama sama mensinergikan potensi-potensi wisata disetiap daerah serta bersama-sama mempromosikannya;

Kerjasama antar pemerintah daerah harus dilihat sebagai suatu kebutuhan penting yang tidak terelakkan, maka harus ada upaya yang sistimatis dan berkesinambungan dari pihak pemerintah untuk memperkenalkan, mendorong dan menginstitusionalisasikan kerjasama antara daerah agar pemerintah daerah terbiasa melakukannya dan dapat mengambil manfaatnya.

Adapun Rekomendasi yang dihasilkan dalam Ralkerwil ke-4 Apeksi Regional Kalimantan di Kota Singkawang tanggal 26 s/d 28 September 2018 adalah sebagai berikut : 
1. Para Walikota berkomitmen untuk bersinergi dalam pengembangan Kepariwisataan yang dituangkan dalam dokumen RIPPARDA masing-masing Kota dan/atau Master Plan kepariwisataan Wilayah V Regional Kalimantan;
2. Penguatan kualitas Sumber Daya Manusia dalam mengimplementasikan Sapta Pesona, dapat difasilitasi oleh Kementerian terkait, Provinsi maupun Kota. Dalam hal ini apeksi menegaskan kepada Kementerian Terkait untuk memfasilitasi peningkatan SDM Pariwisata;
3. Mengagendakan Event Tour De Kalimantan, masing-masing Kota Menetapkan event unggulan yang memiliki peluang besar untuk mempromosikan destinasi wisata, dan pemerintah kota lainnya berkomitmen untuk berpartisipasi langsung mengikuti event tersebut;
4. Masing-masing kota harus membangun kerjasama antar perangkat daerah untuk berperan aktif dalam percepatan pengembangan sektor Kepariwisataan;
5. Event Borneo Sumpit dilakukan setiap tahun secara bergantian sebagai media promosi mengangkat budaya daerah Wilayah V regional Kalimantan, event ini didorong oleh Apeksi Pusat agar kementerian Pariwisata dapat memfasilitasi;
6. Membangun kesepakatan bersama untuk menyusun paket wisata antar Kota di Kalimantan;
7. Mendorong apeksi pusat untuk memfasilitasi antara pemerintah kota Wilayah V Regional Kalimantan melakukan MOU dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), untuk pengembangan 16 Sub Sektor Ekonomi Kreatif;
8. Program even regional wisata budaya berbasis sungai dengan keterpaduan wilayah yang dilalui sungai diantaranya Mahakam, Kahayan, Barito, Martapura, Kapuas dan Sungai lainnya;
9. Mendorong dibukanya penerbangan Regional dan Internasional yakni Banjarmasin-Pontianak-Kuching, Banjarmasin-Brunei Darussalam, Banjarmasin-Batam, Banjarmasin-Bali, Samarinda-Kuala Lumpur, Samarinda-Bali (non transit);
10. Secara bersama menyediakan informasi pariwisata dan mengadakan media promosi se-Kalimantan baik dimedsos atau media cetak di Bandara, fasilitas umum yang difasilitasi oleh Sekretariat Komwil V;
11. Memperkuat komitmen dan konsistensi dalam menjaga toleransi antar Masyarakat/daerah dalam peningkatan industri pariwisata;
12. Penguatan kerjasama antar daerah dalam mempromosikan produk lokal sehingga terjadi sinergisitas antar daerah;
13. Mendorong percepatan penyediaan sarana dan prasarana system transportasi terpadu yang menghubungkan wilayah kalimantan.

Rekomendasi ini disetujui oleh semua Pemerintah Kota Komwil V yang berhadir dan ditandatangani oleh masing-masing Walikota atau yang mewakili.

untuk Download Rekomendasi disini




Rapat Kerja Nasional ke XIII Apeksi dilaksanakan pada tangal 24 s/d 26 Juli 2018 di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dengan tema “Penguatan Kerjasama Antar Daerah Dalam Mengoptimalkan Potensi Daerah”

Agenda kegiatan sebagai berikut :
a.      Selasa, 24 Juli 2018
1)      Walikota Banjarmasin bersama Walikota lainnya berangkat dari Jakarta menuju Kota Tarakan menggunakan Pesawat Hercules TNI AU;
2)      Rombongan Pemerintah Kota Banjarmasin berangkat dari Kota Banjarmasin menuju Kota Tarakan dan Chek In di Hotel dan Penginapan masing-masing;

3)      Pukul 19.00 WIB s/d Selesai dilaksanakan Welcome Dinner di Taman Berkampung Kota Tarakan yang dihadiri oleh Walikota Banjarmasin beserta Ibu dan pendamping, pada Kesempatan ini Walikota Banjarmasin bertukar cendera mata dengan Walikota Tarakan, Welcome Dinner Rakernas Apeksi tahun 2018 ini merupakan acara pengantar untuk menjalin keakraban antar sesama peserta Apeksi di seluruh Indonesia, adapun rangkaian acaranya sebagai berikut :
a)      Ramah tamah/Makan Malam;
b)      Pembacaan Doa;
c)      Penampilan Kesenian;
d)      Sambutan Walikota Tarakan;
e)      Foto Bersama Walikota dan Istri/Suami;
f)       Hiburan;
g)      Selesai

b.      Rabu, 25 Juli 2018

Bertempat di Kayan Mutifunction Hall Hotel Tarakan Plasa dilaksanakan Pembukaan Raernas ke XIII Apeksi dengan dihadiri Pengurus Apeksi Pusat, Narasumber dari Kemernterian, Seluruh Walikota Peserta Apeksiatau yang mewakili dan Pendamping dari masing-masing kota sebanyak 3 (tiga) orang, adapun agenda kegiatannya sebagai berikut:
1)      Pukul 06.00 -07.30 Sarapan Pagi di Hotel Masing-masing peserta
2)      Pukul 07.30 -08.30 Kayan Mutifunction Hall Hotel Tarakan Plasa
3)      Pukul 08.30 – 09.30 Pembukaan Rakernas XIII APEKSI 2018
  •          Penampilan Tarian Selamat Datang
  •          Menyanyikan lagu Indonesia Raya
  •          Menyanyikan Mars APEKSI
  •          Sambutan-sambutan
  •         Sambutan dan Ucapan Selamat Datang dari Walikota Tarakan
  •       Laporan Ketua Dewan Pengurus Apeksi oleh Ketua Dewan Pengurus Apeksi Pusat Walikota Tangeran Selatan
  •       Sambutan Gubernur Provinsi Kalimantan Utara
  •    Keynote Speaker oleh Direktur Jendral Otonomi Daerah DR. Sumarsono sekaligus membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional XIII APEKSI dan Indonesia City Expo ke 16 Tahun 2018, DR. Sumarsono dalam kata sambutannya mengatakan, Rakernas ke XIII Apeksi 2018 di Tarakan dapat sebagai alat penyatu wali kota se-Indonesia untuk saling memajukan sebuah kota dengan kota lainnya yang ada di Nusantara
  •     Rakernas Apeksi yaitu pertemuan seluruh wali kota atau sebuah Forum Wali Kota di Nusantara ini. Tentu hendaknya dapat membawa sebuah perubahan kebaikan untuk masyarakat di negeri tercinta ini ke depannya, DR. Sumarsono menekankan kerja sama daerah dalam mensejahterakan rakyat yang merupakan sebuah mekanisme pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan.
4)      Coffe Break

5)      Pukul 10.15 – 12.30 Diskusi Panel I
a)   Strategi Kerjasama Antar Daerah untuk Pembangunan dan Pelayanan Publik, oleh Dirjen Bina Administrasi Kewilayahann Kemendagri;
b)   Penguatan Usaha Kecil dan Menengah Daerah mengahadapi Era Digitalisasi, oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah;
c)   Peluang dan Tantangan Perekonomian Digital untuk Mendukung Optimalisasi Potensi Daerah oleh Kementerian Perdagangan;
d)   Peluang dan Tantangan Pelaksanaan Kerjasama Antar Daerah untuk mendukung Optimalisasi Potensi Daerah Oleh Ketua APPSI
e)    Pengalaman Kota Balikpapan dalam membangun kerjasama antar daerah;
f)     Penyerahan cinderamata dari Ketua Deran Pengurus Apeksi kepada Para Narasumber oleh Ketua Dewan Pengurus Apeksi.

6)      Pukul 11.30-12.30 Ishoma

7)      Pukul 12.30 – 13.30 Persiapan Pawai Budaya
-          Para Walikota beserta Isteri/Suami atau yang mewakili menuju panggung Utama disamping Kantor Pos/Balai POM Kota Tarakan di Jalan Yos Sudarso Kota Tarakan;
-          Peserta Tim Pawai Budaya menuju ke Simpang Empat Kota Tarakan (Depan Grand Tarakan Mall atau KFC) Titik Start dibawah Jembatan Penyebrangan orang (JPO) Jalan Yos Sudarso Kota Tarakan.
8)      Pukul 13.30 – 18.00 Pawai Budaya
Rombongan peserta pawai budaya Pemko Banjarmasin melaksanakan Pawai Budaya dari Simpang 4 Tarakan menuju panggung utama, Tema Carnaval Kota Banjarmasin adalah Acil-acil pasar terapung, mendekati panggung utama, Walikota Banjarmasin beserta Isteri Ikut bergabung kedalam Barisan Kota Banjarmasin dan berjalan bersama menuju panggung utama untuk kemudian menyerahkan kain sasirangan kepada Walikota Tarakan sebagai Tuan Rumah Penyelenggara acara dan Kepada Ketua Dewan Pengurus Apeksi;

9)  Diadakan pertemuan dengan Keluarga Besar Kerukunan Banjar yang ada di Kota Tarakan bersama Walikota Banjarmasin dan Rombongan di tempat H. Rasul di Jalan Yos Sudarso, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka silaturahmi Halal Bi Halal dan diisi dengan Ceramah Agama serta Do’a oleh Habib Ahmad Syarief Bin Syahab.


c.       Kamis, 26 Juli 2018

1)            Pukul 06.30 – 08.00 Penanman Pohon Khas Daerah bertempat di Bumi Perkemahan Binalantoeng Kota Tarakan Pantai Amal, Walikota Banjarmasin dalam kesempatan ini menanam Pohon Ulin;

2)            Pukul 08.00 – 09.00   Persiapan Lanjutan Rakernas

3)            Pukul 09.00–09.30 Sidang Pleno I
-          Pengesahan Jadwal Acara dan Tata Tertib Persidangan;
-          Pemilihan Pimpinan Sidang Pleno;
-          Serah Terima Pimpinan Sidang Pleno.
4)            Pukul 09.30-10.30 Sidang Pleno II
Laporan Ketua Komwil tentang Kegiatan Tahun 2017/2018 dan masukan Rencana Program Tahun 2019
-          Paparan Komwil I oleh Walikota Pekanbaru;
-          Paparan Komwi II oleh Walikota Bengkulu;
-          Paparan Komwil III Oleh Walikota Yogyakarta;
-          Paparan Komwil IV Oleh Walikota Batu;
-          Paparan Komwil V Oleh Walikota Banjarmasin;
-          Paparan Komwil VI Oleh Walikota Ambon.

5)            Pukul 10.30–12.30 Sidang Pleno III
a)      Pembagian Kelompok;
b)      Sidang/Diskusi Kelompok;
KELOMPOK A
Membahas Program Kerja Apeksi Tahun 2019
KELOMPOK B
Membahas Rekomendasi Apeksi Tahun 2018

6)      Pukul 12.30-13.30 Ishoma

7)      Pukul 13.30-15.00 Sidang Pleno IV
-          Paparan Walikota Calon Penyelenggara Rakernas XIV dan Indonesia City Expo Tahun 2019;
a)      Kota Palu;
b)      Kota Padang;
c)      Kota Tasikmalaya;
d)      Kota Kupang;
e)      Kota Ternate.
-          Penetapan Kota Tempat Penyelenggaraan Rakernas XIV dan Indonesia City Expo Tahun 2019, Kota Palu terpilih sebagai tuan rumah penyelenggara Rakerna selanjutnya melalui hasil poting 6 Komwil Apeksi;
-          Laporan Hasil Sidang/Diskusi Kelompok;
-          Pengesahan Dewan Pengurus Apeksi 2016-2020 Pengganti Antar Waktu;
-          Pengukuhan Dewan Pengurus Pengganti Antar Waktu;

8)      Pukul 15.00 Penutupan Rakernas

9)      Pada hari ini juga dilaksanakan kegiatan Ladies Program yang diikuti oleh Ketua TP PKK seluruh Kota Peserta Apeksi, kegiatan dilaksanakan di Balai Adat Kota Tarakan.


d.      Jumat 27 Juli 2018
Peserta Kembali ke Kota masing-masing


Adapun Program Kerja yang diputuskan dalam Rakernas XIII Apkesi di Kota Tarakan adalah sebagai berikut :

a.  Bidang Kerja :  Lingkungan Hidup
1)      Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman instansi pemerintah kota terkait dengan manajemen Kualitas Lingkungan yang baik, melalui peningkatan kapasitas SDM dan kerjasama antar daerah;
2)      Meningkatkan penyadaran masyarakat dalam pembuangan sampah secara serentak di Seluruh Indonesia;
3)      Program Percepatan Pencapaian 100-0-100 di seluruh Kota melalui penanganan kawasan kumuh;
4)      Mensinergikan program Pemerintah Kota terkait dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sesuai dengan potensi dan kemampuan daerah;

a.    Bidang Kerja :  Kerjasama Antar Daerah
1)      Mendorong pemerintah pusat dan provinsi untuk mendukung program kerjasama antar daerah, luar negeri, dan pihak ketiga;
2)      Sosialisasi standar kerjasama antar daerah sesuai dengan regulasi yang ada;
3)      Mempromosikan potensi kota-kota untuk membangun peluang kerjasama antar daerah;
4)      Meningkatkan kapasitas kerjasama antar daerah;

b.   Bidang Kerja :  Advokasi Kebijakan dan Regulasi
1)      Mensosialisasikan regulasi/kebijakan Pemerintah Pusat kepada seluruh Pemerintah Kota;
2)      Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan Pemerintah terkait pelaksanaan otonomi di daerah, khususnya untuk pembagian urusan antara Pemerintah, Provinsi, Kota (UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah);
3)      Penguatan lembaga pemerintah dalam rangka ketaatan peraturan perundang-undangan (UU No. 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan dan turunannya).

c.    Bidang Kerja :  Peningkatan Kapasitas Pemerintah Kota
1)      Program dokumentasi best practice kota-kota (mendokumentasikan program inovasi pemerintah kota);
2)      Best Practice Transfer Program (meningkatkan kapastas Pemerintah Kota dalam melakukan proses transfer program);
3)      Fellowship Program bidang pemerintahan dan lingkungan hidup, bekerjasama dengan ICMA USA.

d.   Bidang Kerja :  Komunikasi dan Informasi dan kehumasan
1)      Mengoptimalkan jaringan komunikasi antar Apeksi dengan anggota maupun mitra;
2)      Menjalin kerjasama smart city antar pemerintah kota;
3)      Mengembangkan kemitraan dengan sejumlah Lembaga untuk membangun wacana serta meningkatkan kapasitas, saling bertukar informasi dan pengalaman, dalam pengembangan smart city.
4)      Memperkuat peran mitra strategis bagi pemerintah, swasta maupun pihak lain dalam dialog kerjasama antar daerah;
5)      Memperluas jaringan kemitraan dengan berbagai pihak yang memiliki visi yang sama untuk penguatan Pemerintah Kota yang lebih mensejahterakan rakyat.

e.       Bidang Kerja :  Penguatan Organisasi Apeksi
1)      Memfasilitasi Rapat Kerja Nasional, Rapat Kerja Dewan Pengurus, Rapat Kerja Teknis, dan Rapat Kerja Komisariat Wilayah I-VI;
Melaksanakan Rapat Sekretariat Komwil I-VI dengan Direktorat Eksekutif APEKSI.

Adapun Rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakernas XIII Apkesi di Kota Tarakan adalah sebagai berikut :
Letak dan kondisi geografis Indonesia serta perbedaan kondisi sosial budaya, ekonomi dan politik pada saat ini menjadi tantangan besar sehingga perlu untuk mendapatkan perhatian serius karena berpotensi mempengaruhi disintegrasi bangsa. Hubungan antara pemerintah daerah yang satu dengan pemerintah daerah yang lain (antar Provinsi, antar Kabupaten, dan antar Kota ) patut mendapatkan perhatian serius karena hubungan antar daerah yang harmonis merupakan faktor perekat sosial yang akan memperkuat ketahanan nasional. Dengan adanya kerjasama antar pemerintah daerah akan membentuk suatu kekuatan yang lebih besar untuk menghadapi ancaman permasalahan yang rumit sifatnya (contohnya : revolusi 4.0 dan SDG’s). Adanya kerjasama antar daerah seharusnya akan mewujudkan kemajuan yang lebih tinggi, dimana masing-masing  daerah akan saling mentransfer kepandaian, keterampilan, dan informasi. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka Rapat Kerja Nasional XIII Tahun 2018 merekomendasikan sebagai berikut :

a. REKOMENDASI UNTUK ISU-ISU KERJASAMA ANTAR DAERAH DALAM RANGKA PENGEMBANGAN DAN KEMAJUAN DAERAH :
1)      Mendorong pemerintah untuk melakukan  harmonisasi dan sinkronisasi  PP No 28 Tahun 2018 Tentang Kerjasama Antar Daerah dengan peraturan terkait lainnya (contoh : PP Tentang Kerjasama Luar Negeri)
2)      Pemerintah segera mengeluarkan Permendagri Tentang Juknis atau pedoman pelaksanaan tata cara kerjasama daerah dengan luar negeri yang implementatif
3)      Mendorong pemerintah untuk melakukan peningkatan kapasitas terhadap peran dan kemampuan koordinasi  Provinsi dalam penyelenggaraan fungsi kerjasama antar daerah
4)      Mendorong pemerintah untuk  segera melengkapi peraturan NSPK tentang pelaksanaan kerja sama antar daerah khususnya pelayanan publik yang berada di sekitar wilayah perbatasan sekitar (contoh : aturan zonasi pada sistem pendidikan)
5)      Mendorong pemerintah melalui kementerian dalam negeri untuk mengumpulkan, menyebarkan serta memfasilitasi  seluruh jaringan sistem kerjasama dan aplikasi untuk kemudian disebarkan ke seluruh wilayah Indonesia.
6)      Pemerintah melalui kementerian perdagangan segera melakukan sosialiasi tentang akses-akses mendapatkan pendanaan dan promosi untuk pengembangan UKM di daerah.
7)      Mendorong pemerintah untuk melakukan penguatan kerjasama di bidang ekonomi antar pemerintah daerah di seluruh Indonesia
8)      Mendorong pemerintah untuk membuat kebijakan yang memastikan kewenangan yang jelas antara pemerintah dengan pemerintah daerah dalam implementasi kawasan ekonomi khusus
9)      Mendorong pemerintah melalui Kemendagri untuk memastikan dan memfasilitasi penyelesaian masalah batas-batas wilayah di seluruh Indonesia (kabupaten, Kota dan Propinsi)
10)  Mendorong pemerintah untuk tegas melaksanakan aturan OTSUS NAD

b. REKOMENDASI UNTUK ISU-ISU BIDANG PEMERINTAHAN UMUM DAN HUKUM
1)      Segera melaksanakan seluruh hasil pertemuan antara Walikota Seluruh Indonesia dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor pada tanggal 23 Juli 2018
2)      Segera melakukan peningkatan kapasitas APIP di daerah sebagai tindak lanjut pelaksanaan MoU antara Kemendagri, Kepolisian, Kejaksaan dan Kerjasama tentang Mekanisme Koordinasi APIP dengan APH
3)      Mendorong pemerintah untuk memberikan alokasi dana untuk Kelurahan, mengingat  semakin tingginya kompleksitas permasalahan di perkotaan
4)      Pemerintah segera mengeluarkan peraturan pengganti tentang  kenaikan penghasilan kepala daerah dan wakil kepala daerah
5)      Mendorong pemerintah untuk memberikan alokasi dana yang lebih besar untuk pemeliharaan jalan propinsi dan jalan nasional di kota masing-masing
6)      Segera melakukan sosialisasi mengenai akses untuk mendapatkan pendanaan melalui skema pembiayaan infrastrukstur
7)      Mendorong pemerintah untuk meninjau kembali kebijakan tentang kuota CPNS di daerah
8)      Mendorong pemerintah agar penyelesaian K-2 (Kategori Khusus) tetap melalui mekanisme Test Penerimaan dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan daera
9)      Mendorong pemerintah melalui Kemendagri, KemenPAN-RB, IPDN dan BKN untuk meninjau kembali peraturan tentang Syarat-syarat Calon Praja IPDN (Usia : 22 tahun, Kuota: proporsional dan Grade: 65,70, 126 khusus wilayah tengah dan timur/ di luar Jawa dan Sumatra)
10)  Mendorong pemerintah untuk melakukan sosialisasi, harmonisasi dan sinkronisasi penerapan PP 24 Tahun 2018 Tentang OSS dengan Peraturan Daerah yang sudah dikeluarkan