Articles by "Dokumentasi"
Tampilkan postingan dengan label Dokumentasi. Tampilkan semua postingan







Rabu 16 Maret 2022, bertempat di Aula Kecamatan Banjarmasin Barat, telah dilangsungkan Rapat Koordinasi Pejabat Pemerintah Kota Banjarmasin Lingkup Kecamatan Banjarmasin Utara. Dalam Rapat ini di Pimpin Oleh Wakil Walikota Banjarmasin, didampingi oleh Camat Banjarmasin Barat serta Pejabat terkait. 

Rapat Koordinasi sendiri dihadiri oleh Seluruh Lurah dan Pejabat Pemerintahan di Kecamatan Banjarmasin Barat. Dalam pertemuan ini, Wakil Walikota Banjarmasin memberikan Arahan kepada Seluruh peserta Rapat terutama Lurah di Wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat, untuk selalu menjalankan Tugas yang baik sesuai dengan Aturan yang berlaku, memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat diwilayahnya serta selalu menjaga ketentraman dan ketertiban umum dimasyarakat. 

Seluruh Pejabat juga harus bisa bersinergi mendukung dan Menjalankan Visi dan Misi Walikota Banjarmasin "Banjarmasin Baiman dan Lebih Bermartabat", baik dalam pelaksanaan Program dan kegiatan di Instansi masing masing, juga penyampaian Visi dan Misi Pembangunan Pemerintah Kota ke Masyarakat, agar bisa membantu dan mendukung hal tersebut.
Bentuk sinergi dan dukungan masyarakat terhadap Visi dan Misi Pemerintah Kota Banjarmasin dapat diwujudkan dalam berbagai Hal, diantaranya Ikut bersama sama menjaga Lingkungan Aman, bersih dan Nyaman. 

Dalam kesempatan ini juga merupakan moment Wakil Walikota untuk mendapatkan masukan serta informasi di masyarakat melalui Lurah yang berhadir, semoga dengan adanya informasi dan masukan ini dapat menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan program dan kegiatan untuk penyelenggaraan pemerintahan di Kota Banjarmasin




BANJARMASIN – Sebentar lagi Kota Banjarmasin memiliki taman edukasi berbasis smart city. 
Bila tak ada aral, taman edukasi itu akan beroperasi sekira Bulan September nanti.
Taman yang terletak di lahan milik Pemko Banjarmasin yang berlokasi di kawasan Simpang Ulin Banjarmasin, tepatnya di samping Duta Mall, Banjarmasin itu, selain dilengkapi dengan taman, videotron, juga akan dilengkapi dengan wifi trans bin.
Wifi trans bin merupakan sarana pembuangan sampah yang langsung bisa dirasakan manfaatnya oleh si pembuang sampah. 
Sebab, ketika salah seorang pengujung taman edukasi tersebut membuang sampah ke dalam wifi trans bin, ia akan langsung mendapatkan jaringan internet Wireless Fidelity (WIFI), yang bisa digunakan untuk jaringan lokal nirkabel (wireless local area networks – wlan) 
Nah, bila taman tersebut sudah selesai dibangun, maka dipastikan, dari seluruh kota dan kabupaten di Indonesia, baru di Kota Banjarmasin ada taman edukasi yang dilengkapi dengan fasilitas wifi trans bin.
Pembuatan Taman Edukasi tersebut, merupakan hasil kerjasama Pemko Banjarmasin dengan PT Jaya Visi Abadi.



Dan kerjasama kedua belah pihak tersebut, disepakati dengan dilaksanakannya penandatangan kesepakatan bersama Nomor 100/01/KSB/BAGPEM/VI/2019 dan nomor 011/LGL/JAVA-BJM/VI/2019 antara Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dengan Direktur PT Jaya Visi Abadi, Ali Mutakim, di Ruang Rapat Berintegrasi, Balai Kota Banjarmasin, Jumat (14/06).
Keuntungan yang akan diterima atas ditandatangani kesepakatan tersebut ialah, seluruh asset yang telah dibangun tersebut ke depannya akan menjadi milik Pemko Banjarmasin. 
Menurut H Ibnu Sina, dengan masukanya investasi tersebut, ke depannya taman tersebut bisa menjadi salah satu taman cerdas yang menunjang program smart city Kota Banjarmasin. “Taman ini menjadi ruang bagi warga kota untuk beraktivitas, jadi selain sebagai taman bermain juga bisa untuk bersantai, dan di situ akan diberikan wifi gratis, tapi untuk mendapatkan wifi gratis ini harus dibayar dengan menggunakan sampah,” ucapnya. 
Harapan lain yang disampaikan pemimpin Bumi Kayuh Baimbai terkait adanya invetasi tersebut adalah, bisa ikut mewujudkan program Pemko Banjarmasin yakni menjadikan Banjarmasin Barasih wan Nyaman (Baiman).
Sementara itu, Ali Mutakim menjelaskan, salah satu yang paling menonjol dari pembangunan taman edukasi tersebut adanya fasilitas smart city berbentuk Wifi Trash Bin. “Jadi nanti untuk membayar wifi gratis di sana dan sebagai sarana untuk edukasi bagi masyarakat adalah dengan sampah,” jelasnya. 
Penggunaan wifi trash bin itu, jelasnya lagi, memakai konsep dengan memadukan antara tempat sampah dan portal running text yang diletakan di atas tempat sampah tersebut sebagai kode password, yang bisa digunakan untuk akses internet. “Memakai wifinya ada durasi, dan bisa dilakukan berulang-ulang. Jadi ketika kita akan mengakses wifi lagi, maka kita wajib untuk memasukkan lagi sampah,” pungkasnya.
Kegiatan penandatanganan tersebut, disaksikan langsung oleh Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah dan para pejabat lingkup Pemko Banjarmasin.(humpro-bjm)






BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menghendaki, agar para Lurah se Kota Banjarmasin segera menggunakan dana kelurahan yang sudah dibagikan.
Menurutnya, para lurah tidak perlu kuatir dalam menggunakan dana tersebut. Sebab, jelasnya, menyangkut penggunaan dana tersebut telah diatur dalam Permendagri Nomor 130 tahun 2018 tentang kegiatan Pembangunan Sarana Kelurahan.
Selain itu, lanjutnya, hasil studi banding ke kota lain yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, dan usulan yang telah dirumuskan dalam Musrenbang yang telah dilaksanakan, dapat digunakan sebagai acuan dalam penyerapan anggaran tersebut .


Ia pun berharap para Lurah dan Camat se Kota Banjarmasin segera mengambil langkah-langkah untuk dapat menggunakan dana kelurahan sesuai kesepakatan saat dana tersebut dicairkan di tahap awal. “Jadi saya mendorong kepada seluruh Lurah dan Camat untuk sesegeranya mengambil langkah-langkah sesuai dengan kesepakatan, kemudian melakukan penunjukan KPA Lurah dan juga penunjukan bendahara pengeluaran, dan penunjukan pejabat penata usaha keuangan,” ujarnya, saat memberikan arahannya dalam kegiatan Rapat Kerja Sosialisasi Camat dan Lurah se Kota Banjarmasin Dalam Rangka Pengelolaan Dana Kelurahan Tahun 2019, di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Rabu (12/06).
Sekedar mengingatkan, akhir Bulan April 2019 lalu, Pemko Banjarmasin menyerahkan Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA), kepada seluruh kelurahan yang ada di lima kecamatan di kota ini. DPA yang diserahkan itu terbagi atas beberapa tahapan. 
Untuk tahap pertama dana yang disediakan untuk 52 buah kelurahan itu totalnya sebesar Sembilan Milyar Enam Ratus Dua Puluh Empat Juta Enam Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah. 
Setiap kelurahan akan menerima sekira Seratus Delapan Puluh Lima Juta Sembilan Puluh Ribu Rupiah. 
Untuk total seluruh dana yang disiapkan hingga semua tahapan terlaksana di 52 kelurahan diberjumlah Sembilan Belas Milyar Dua Ratus Empat Puluh Sembilan Juta Tiga Ratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah.
Sementara itu, Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah dalam kesempatan tersebut juga meminta, agar dana kelurahan yang sudah dibagikan itu segera digunakan untuk kemaslahatan masyarakat. 
Katanya, penggunaan dana kelurahan itu hampir sama dengan penggunaan dana desa. 
Untuk itu, katanya lagi, ia berharap aparatur di tingkat keluarahan segera memikirkan penggunaan dana tersebut. “Dana kelurahan ini mirip-mirip dengan dana desa, kalau di desa sudah berjalan artinya mereka bisa melakukannya. Sedangkan di Banjarmasin kalau dari sisi SDM tidak akan kekurangan, oleh sebab itu dalam rapat ini kami ingin tuntaskan semua kendala dan masalah baik secara administrasi dan sebagainya,” katanya.
Kegiatan yang difasilitasi Bagian Pemerintahan Setda Kota Banjarmasin itu menghadirkan narasumber dari inspektorat Kota Banjarmasin dan Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin.
Kepala Bagian Pemerintahan Dolly Syahbana menegaskan, rencana kegiatan yang telah disusun oleh para lurah dalam Daftar Pengunaan Anggaran (DPA) itu harus segera dilaksanakan. “Itu harus dilaksanakan, mau tidak mau,” ujarnya.(humpro-bjm)
Rapat Kerja ke-VI Komwil V Apeksi Regional Kalimantan Tahun 2018 telah dilaksanakan di Kota Bontang pada :
Hari : Rabu s/d Jumat
Tanggal : 20 s/d 22 Maret 2019
Tempat : Hotel Novotel Kota Banjarbaru
Tema : “Menjaga Stabilitas Politik Menuju Pemilu Damai dan Bermartabat”.

Peserta rapat kerja diikuti oleh 9 (Sembilan) Pemerintah Kota (Walikota beserta isteri dan Perangkat daerah terkait) anggota Komisariat Wilayah V APEKSI Regional Kalimantan;
Walikota Banjarmasin beserta beserta rombongan menghadiri Rapat Kerja ke-VII Apeksi Komwil V Regional Kalimantan Tahun 2019 yang telah dilaksanakan di Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Timur dengan agenda kegiatan sebagai berikut :
a. Rabu, 20 Maret 2019
Pukul 20.00 Wita s/d Selesai dilaksanakan Wellcome Dinner bersama Walikota Banjarbaru, Pejabat beserta seluruh tamu VVIP di Lapangan Murjani Kota Banjarbaru;



b. Kamis, 21 Maret 2019
1) Pukul 06.30 – 08.00 Wita
Penanaman Pohon di Kebun Raya Banua Kota Banjarbaru

2) Pukul 09.00 - 11.00 Wita Persiapan Raker dan Pembukaan Raker;
a) Persembahan kesenian;
b) Menyanyikan Lagu Indonesia Raya;
c) Menyanyikan Mars Apeksi;
d) Menyanyikan Mars Banjarbaru;
e) Pembacaan do’a;
a. Sambutan Walikota Banjarmasin;
b. Sambutan Ketua Komwil V APEKSI;
c. Sambutan Ketua Dewan Pengurus APEKSI;
d. Sambutan Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus membuka acara Raker;
e. Penutup.



3) Pukul 12.00 – 13.00 Wita Coffee Break
4) Pukul 13.00 – 16.30 Wita Diskusi Panel;
a) Pemaparan dari Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri;
b) Pemaparan dari Andra Matin;
c) Diskusi dan Tanya Jawab;
d) Perumusan Rekomendasi;

c. Jumat, 30 Nopember 2018
Pukul 07.00 Walikota peserta Raker kembali ke Kota Masing-masing;

Adapun Rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakerwil ke-VII Apeksi Regional Kalimantan di Kota Banjarbaru tanggal 20 s/d 22 Maret 2019 dengan Tema “Menjaga Stabilitas Politik Menuju Pemilu Damai dan Bermartabat” adalah sebagai berikut :
a. Rekomendasi berkaitan Tema Raker ke-VII KOMWIL V Regional Kalimantan
1) Mendukung dan menjamin pelaksanaan Pemilu Damai dan Bermartabat tanggal17 April 2019 dengan menjaga stabilitas politik, peningkatan partisipasi aktif masyarakat serta netralitas Aparatur Sipil Negara.
2) Menjadikan ajang Pemilu Damai dan Bermartabat tanggal 17 April 2019 sebagai upaya pencerdasan politik masyarakat, melalui :
- Perilaku politik yang santun dan beradab;
- Penyampaian konten politik yang bebas unsur fitnah dan SARA;
- Pencegahan penyebaran berita bohong (Hoax).
3) Peningkatan kesiapsiagaan, komunikasi dan sinergisitas antara elemen penyelenggara pemilu, unsur TNI/Polri, Satpol PP, tokoh masyarakat/agama.
4) Agar pendelegasian urusan pemerintahan umum kepada daerah disertai dengan pendanaan yang jelas  sebagaimana pola pemberian Dana Alokasi Khusus (DAK).
5) Peningkatan sosialisasi Pemilu Damai oleh penyelenggara Pemilu.
6) Peningkatan peran Pemerintah Daerah sebagai pembina dan pemberdayaan sosial politik melalui pemberian dorongan dan bimbingan terhadap pelaksanaan kehidupan politik masyarakat yang baik.

b.   Rekomendasi Umum Tema Raker ke-VII KOMWIL V Regional Kalimantan
1) Meminta pemerintah pusat untuk segera mengeluarkan peraturan pemerintah tentang kenaikan gaji dan tunjangan lainnya bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
2) Mendorong perbaikan sistem penerimaan CPNS, melalui upaya
a) pemenuhan kebutuhan ASN di lingkungan Pemerintah Daerah berdasarkan kebutuhan riil pemerintah daerah, bukan semata-mata berdasarkan kebijakan pusat/nasional.
b) mempertimbangkan/mengutamakan pemenuhan kebutuhan CPNS sesuai formasi yang tersedia daripada mengutamakan faktor passing grade.
3) Dalam penerimaan PPPK dan penggajiannya agar pembiayaannya tetap dibebankan pada struktur APBN.
4) Mendorong pemerintah pusat untuk melakukan penyesuaian terhadap interval kenaikan gaji berkala terkait dengan adanya penambahan batas usia pensiun PNS (dari 56 tahun menjadi 58 tahun atau 58 tahun menjadi 60 tahun) dan besaran kenaikan gaji berkala yang signifikan.
5) Mendorong kepastian status kelembagaan KORPRI sebagai Lembaga Kedinasan.
6) Penyempurnaan regulasi operasional terkait kebijakan Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan berupa Dana Kelurahan.

Rekomendasi ini desahkan pada tanggal 21 Maret 2019 dan disetujui oleh semua Pemerintah Kota Komwil V yang berhadir dan ditandatangani oleh masing-masing Walikota atau yang mewakili.



Bahwa Rapat Kerja ke-V Komwil V Apeksi Regional Kalimantan Tahun 2018 telah dilaksanakan di Kota Palangka Raya pada :
Hari : Selasa s/d Kamis
Tanggal : 09 s/d 11 Oktober 2018 
Tempat : Hotel Aquarius Kota Palangka Raya
Tema : “Strategi Peningkatan Investasi di Kalimantan Berdasarkan Potensi Daerah”


1)Rombongan Pemerintah Kota Banjarmasin berangkat dari Kota Banjarmasin menuju Kota Palangka Raya dengan Jalan Darat dan Chek In di Hotel masing-masing;

2)Pukul 19.00 WIB s/d Selesai dilaksanakan Welcome Dinner di Rumah Jabatan Walikota Palangka Raya dihadiri oleh Walikota Banjarmasin beserta seluruh Pendamping pendamping, pada Kesempatan ini juga di agendakan Pengukuhan Forum Perpustakaan Daerah Komwil V dan Walikota Banjarmasin bertukar cendera mata dengan Walikota Palangka Raya, Welcome Dinner Rakernas Apeksi tahun 2018 ini merupakan acara pengantar untuk menjalin keakraban antar sesama peserta Apeksi di seluruh Indonesia, adapun rangkaian acaranya sebagai berikut :
a.Penampilan Kesenian Tari
b.Pembukaan
c.Pembacaan Do’a
d.Ramah Tamah/Makan Malam
e.Sambutan Walikota Palangka Raya
f.Pengukuhan Forum Komunikasi Perpustakaan Daerah Komwil V Apeksi Regional Kalimantan;
g.Foto Bersama;
h.Pertukaran Cindera mata/Pelakat
i.Hiburan
j.Penutup

Rabu, 10 Oktober 2018
1)Pukul 07.00 – 08.00 Wib



Penanaman Pohon, oleh Walikota anggota Komwil V Apeksi regional Kalimantan atau yang mewakili, bertempat di Mesjid Kecubung Kota Palangka Raya;
2)Pukul 08.00 – 08.30 Wib Registrasi Peserta APEKSI




3)Pukul 08.30 – 09.30 Wib Pembukaan Rakerwil ke-V dengan susunan acara sebagai berikut :
a.Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars APEKSI
b.Pembacaan do’a
c.Sambutan Walikota Palangka Raya
d.Sambutan Ketua Komwil V APEKSI
e.Sambutan Ketua Dewan Pengurus APEKSI
f.Sambutan Gubernur Kalimantan Tengah sekaligus membuka acara Raker
g.Penutup.
4)Pukul 09.00 – 09.15 Wib Coffee Break
5)Pukul 09.45 – 11.45 Ladies Program dengan kunjungan ke Centra Kerajinan di Kereng Bangkirai
6)Pukul 09.15 – 12.00 Wib Rapat Kerja dengan rangkaian :
a.Pemaparan dari nara sumber Kementerian dalam Negeri oleh Bapak Ala Baster, MT, Kasubdit Koperasi, UKM dan Penanaman Midal Direktorat Singkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri
b.Pemaparan dari nara sumber Bappedan Ibu Dra. Dwi Martini, Kasubdit Investasi Direktorat Perdagangan, Investasi, dan Kerjasama Ekonomi Internasional Kementerian PPN/Bappenas
7)Pukul 12.00 – 13.00 Wib Ishoma
8)Pukul 13.00 – 15.00 Wib Lanjutan Raker dengan Agenda Rumusan dan Rekomendasi Raker dengan Moderator Plt. Asisten Perekonomian Setda Kota Banjarmasin
9)Pukul 15.00 Wib Raker Selesai

Kamis, 11 Oktober 2018
Pukul 06.30 – 08.00 Senam Pagi dilanjutkan dengan Acara Susur sungai.



Pembukaan Rapat Kerja Wilayah ke V Komwil V APEKSI Regional Kalimantan Tahun 2018 dibuka resmi oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah;
Investasi merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan ekonomi karenan mempunyai keterkaitan dengan keberlangsungan kegiatan ekonomi di masa yang akan datang. Dengan melakukan investasi, kapasitas produksi dapat ditingkatkan, yang berarti peningkatan output. Peningkatan output akan meningkatkan pendapatan. Dalam jangka panjang, akumulasi investasi mendorong perkembangan berbagai aktivitas ekonomi sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Dengan demikian dampak dan keterkaitannya cukup besar, baik pada investor, pemerintah daerah sampai dengan rakyat kecil. Semakin banyak dan tinggi nilai investasi, kian besar pula dampak dan manfaat yang dipetik, seperti menyerap tenaga kerja, optimalisasi sumber daya alam serta yang paling utama meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat di daerah tersebut.
Dalam realitas di Indonesia bahkan di Kalimantan, ditemukan beberapa penyebab rendahnya tingkat investasi di daerah seperti kurangnya sinergi dan koordinasi antar stakeholders maupun antar daerah, masih terdapat konflik pada usaha berbasis lahan, rendahnya tingkat aksesibilitas daerah terhadap pusat-pusat pertumbuhan wilayah, terbatasnya ketersediaan sarana dan prasarana publik dasar di daerah, Belum optimalnya pengelolaan potensi sumber daya lokal dalam pengembangan perekonomian, Kebijakan Daerah (Perda ataupun Peraturan Kepala Daerah) yang kurang memberi keleluasaan pada investor, kurangnya promosi, lambat serta sulitnya pengurusan perizinan dan lain sebagainya.
Dengan demikian dibutuhkan suatu strategi peningkatan investasi yang diharapkan dapat .meningkatkan daya tarik investasi daerah terutama basis antar kota di Wilayah Kalimantan sehingga tercapai keserasian dan kolaborasi investasi, sinergi potensi antar daerah dan atau dengan pihak ketiga. Melalui strategi tersebut diharapkan dapat mengurangi kesenjangan daerah dalam investasi sehingga Kalimantan dapat maju secara bersama-sama.
Adapun Rekomendasi yang dihasilkan dalam Ralkerwil ke-V Apeksi Regional Kalimantan di Kota Palangka Raya tanggal 09 s/d 11 Oktober 2018 adalah sebagai berikut : 
a.Rekomendasi untuk Pemerintah Pusat
Permasalahan Perizinan :
1)Dalam Pelaksanaan PP Nomor 24 tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan berusaha terintergrasi secara eletronik atau online single subnation (OSS), pemerintah pusat agar mengeluarkan regulasi kepada daerah yang belum siap aplikasi OSS diberikan tenggang waktu pelaksanaanya dan terhadap pelayanan di hentikan atau dilaksanakan seperti biasa.
2)Pemerintah Pusat diharapkan dapat memfasilitasi Pelaksanaan OSS dalam bentuk bimtek sarana/prasarana penunjang dan dimasukan dalam program strategis nasional
3)Pemerintah Pusat diharapkan dapat memfasilitasi adanya peta potensi investasi diwilayah Kalimantan
4)Pemerintah Pusat dapat memfasilitasi pembentukan FCB kompi untuk menjebatani calon investor dalam berinvestasi
5)Diharapkan intervensi Pemerintah Pusat dalam penyesuaian regulasi penyediaan bahan baku untuk furniture
6)Diharapkan Pemerintah Pusat dapat mengeluarkan regulasi subsidi untuk sarana pengangkutan exspor.
7)Diharapkan Pemerintah Pusat dapat membantu ekspansi produk daerah ke tujuan ekspor (Eropa dan Amerika)
8)Diharapkan Pemerintah Pusat dapat mendorong investasi daerah antara lain dengan memberikan regulasi khusus pemanfaatan kawasan hutan yang berbasis ekonomi hijau
9)Pemerintah Pusat perlu melakukan percepatan program disagregrasi PMTB untuk mengetahui arah investasi daerah.

b.Rekomendasi untuk 9 (Sembilan) kota wilayah Kalimantan :
1)Bagi Daerah yang belum memiliki perda penanaman modal disarankan untuk segera membentuk perda penanaman modal.
2)Pemerintah kota dapat membuat perda terkait pelarangan penggunaan kantong plastik pada toko-toko modern dan pasar tradisional.

Untuk Materi bisa di Download
1.Materi Kemendagri
2.Materi Bappenas
3. Rekomendasi


Bahwa Rapat Kerja ke-4 Komwil V Apeksi Regional Kalimantan Tahun 2018 telah dilaksanakan di Kota Singkawang pada :
Hari : Rabu s/d Jum’at
Tanggal : 26 s/d 28 September 2018 
Tempat : Dayang Resort Singkawang Jalan Raya Sedau
Tema : “Penguatan Sektor Pariwisata Melalui Kerja Sama Daerah”

Rombongan Pemerintah Kota Banjarmasin berangkat dari Kota Banjarmasin menuju Kota Singkawang dan Cheki In di Hotel Dayang Resort Singkawang, dimana sehari sebelumnya yaitu tanggal 25 September 2018 Wakil Walikota Banjarmasin didampingi oleh Perwakilan PDAM Bandarmasih dan Humas Prtotokol sudah berangkat terlebih dahulu;



Rabu 26 September 2018
Pukul 19.00 WIB s/d Selesai dilaksanakan Welcome Dinner di Café and Resto Dayang Resort Kota Singkawang yang dihadiri oleh Wakil Walikota Banjarmasin beserta seluruh Pendamping pendamping, pada Kesempatan ini Walikota Banjarmasin bertukar cendera mata dengan Walikota Singkawang, Welcome Dinner Rakernas Apeksi tahun 2018 ini merupakan acara pengantar untuk menjalin keakraban antar sesama peserta Apeksi di seluruh Indonesia, adapun rangkaian acaranya sebagai berikut :
1. Ramah Tamah/Makan Malam
2. Pembukaan
3. Tarian Selamat datang
4. Pembacaan do’a
5. Sambutan Walikota Singkawang
6. Penyerahan Cendramata kepada para Walikota
7. Hiburan
8. Penutup

Kamis, 27 September 2018
Pukul 05.30 – 07.00 Wib

Dilaksanakan Gowes Sepeda, Peserta berangkat dari Hotel Dayang Resort menggunakan Mobil dan Bus yang disiapkan oleh Panitia dan menuju lokasi Start di Kantor Walikota Singkawang;
Pukul 07.00-08.00 Wib Peserta kembali ke Penginapan
Pukul 08.00 – 08.30 Wib Registrasi Peserta APEKSI

Pukul 08.30 – 09.30 Wib Pembukaan Rakerwil ke-4 dengan susunan acara sebagai berikut :
1. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars APEKSI
2. Pembacaan do’a
3. Sambutan Walikota Singkawang
4. Sambutan Ketua Komwil V APEKSI
5. Sambutan Ketua Dewan Pengurus APEKSI
6. Sambutan Gubernur Kalimantan Barat sekaligus membuka acara Raker
7. Penutup.

Pukul 09.00 – 09.15 Wib Coffee Break
Pukul 09.15 – 12.00 Wib Rapat Kerja dengan rangkaian :
1. Pemaparan dari nara sumber Kementerian Pariwisata
2. Pemaparan dari nara sumber Apeksi Pusat
3. Pemaparan dari nara sumber Badan Ekonomi Kreatif
4. Pemaparan dari nara sumber Kota Pontianak

Pukul 12.00 – 13.00 Wib Ishoma
Pukul 13.00 – 15.00 Wib Lanjutan Raker dengan Agenda Rumusan dan Rekomendasi Raker
Pukul 15.00 Wib Raker Selesai

Jumat, 28 September 2018
Pukul 06.30 – 08.00 Senam Pagi dilanjutkan dengan Sarapan Pagi Café dan Resto Dayang Resort Singkawang dan selanjutnya persiapan untuk kembali ke Kota Banjarmasin.

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan yang dipusatkan di Hotel Dayang Resort Singkawang dalam sambutannya disampaikan bahwa Apeksi merupakan wadah yang dibentuk Pemerintah Kota yang bertujuan untuk membantu anggotanya dalam mempercepat pelaksanaan otonomi daerah dan menciptakan iklim yang kondusif bagi kerja sama antar Pemerintah Daerah;

Selain itu, Apeksi juga bertujuan untuk akselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui demokrasi. Sehingga peran serta masyarakat, keadilan dan pemerataan yang memperhatikan potensi dan keberagaman daerah;

Program-program Apeksi yang ditujukan untuk pembangunan perkotaan hendaknya dapat tetap senantiasa bersinergi dalam koridor pembangunan yang berkeadilan serta tetap mengacu kepada regulasi/payung hukum yang berlaku.

Berkaitan dengan tema Rakerwil ini, Kota Singkawang mempunyai sektor pariwisata yang merupakan salah satu sektor andalan dalam menunjang ekonomi masyarakat. Bahkan menjadi ikon wisata dan destinasi unggulan di Kalimantan Barat serta Nasional dan Internasional karena memiliki prospek yang baik dan daya tarik yang kompetitif, Maka dari itu, sektor pariwisata ini harus didukung oleh adanya potensi keberagaman dan keunikan jenis obyek wisata alam, wisata bahari, wisata buatan dan wisata budaya;

Pada kesempatan itu, Gubernur Kalimantan Barat memiliki sejumlah harapan sekaligus ingin mengajak kepada peserta yang hadir, 

1. Pertama, diperlukan komitmen yang tinggi dari setiap stakeholder yang terkait dengan rencana membangun kerjasama antar daerah yang berbatasan, Hal ini penting karena sering kali kerjasama berhenti sebatas penandatanganan kesepakatan bersama tanpa tindak lanjut suatu perjanjian kerjasama;
2. Kedua, marilah mencurahkan segenap daya dan upaya untuk berkomunikasi diantara para calon pihak sebagai upaya penjajakan yang lebih teknis terhadap kemungkinan obyek-obyek kerjasama yang akan dikembangkan sesuai dengan potensi dan kondisi daerah baik di bidang pariwisata. Sehingga nantinya kerjasama yang dibangun akan dapat berjalan sesuai harapan semua pihak dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat;
3. Ketiga, agar segera melakukan pemetaan urusan pemerintahan yang dapat dikerjasamakan dengan daerah yang berbatasan langsung. Hal ini penting untuk menentukan urusan pemerintahan yang memiliki eksternalitas lintas daerah dan penyediaan layanan publik yang lebih efisien jika dikelola bersama;

Pada kesempatan itu juga, Gubernur berharap kepada seluruh peserta mendapat informasi baru yang bersifat membangun dalam rangka pelaksanaan pemerintahan yang bersinergi serta suatu informasi yang qualified dan informatif yang pada akhirnya akan menjadi added value bagi pemerintah daerah untuk melaksanakan kerjasama.

Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan dalam sambutannya, dengan berbagai potensi yang dimiliki Kota Singkawang diharapkan mampu melakukan inovasi dan menjalin kerjasama daerah dengan kota-kota Regional Kalimantan, dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Semoga saja rapat kerja ini dapat berjalan dengan lancar dan melahirkan rekomendasi sebagai bahan masukan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apeksi di Kota Palu pada tahun 2019;

Sementara itu Komwil V Apeksi yang dalam kesempatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Apeksi Komwil V Walikota Bontang menyampaikan dalam sambutannya bahwa :
Kegiatan Rapat Kerja ke-4 (empat) Komwil V Apeksi tahun 2018 dinilai sangat strategis, mengingat tema yang diusung yakni “Penguatan Sektor Pariwisata Melalui Kerja Sama Daerah”;

Komisariat Wilayah V yang berada di Pulau Kalimantan, pulau terbesar di Indonesia dan terbesar ke-3 di dunia, Kalimantan memiliki banyak potensi wisata, termasuk juga wisata alam, pantai, budaya, wisata belanja serta wisata kuliner menjadi daya tarik tersendiri dari pulau yang juga dikenal dengan borneo ini, marilah kita bersama sama mensinergikan potensi-potensi wisata disetiap daerah serta bersama-sama mempromosikannya;

Kerjasama antar pemerintah daerah harus dilihat sebagai suatu kebutuhan penting yang tidak terelakkan, maka harus ada upaya yang sistimatis dan berkesinambungan dari pihak pemerintah untuk memperkenalkan, mendorong dan menginstitusionalisasikan kerjasama antara daerah agar pemerintah daerah terbiasa melakukannya dan dapat mengambil manfaatnya.

Adapun Rekomendasi yang dihasilkan dalam Ralkerwil ke-4 Apeksi Regional Kalimantan di Kota Singkawang tanggal 26 s/d 28 September 2018 adalah sebagai berikut : 
1. Para Walikota berkomitmen untuk bersinergi dalam pengembangan Kepariwisataan yang dituangkan dalam dokumen RIPPARDA masing-masing Kota dan/atau Master Plan kepariwisataan Wilayah V Regional Kalimantan;
2. Penguatan kualitas Sumber Daya Manusia dalam mengimplementasikan Sapta Pesona, dapat difasilitasi oleh Kementerian terkait, Provinsi maupun Kota. Dalam hal ini apeksi menegaskan kepada Kementerian Terkait untuk memfasilitasi peningkatan SDM Pariwisata;
3. Mengagendakan Event Tour De Kalimantan, masing-masing Kota Menetapkan event unggulan yang memiliki peluang besar untuk mempromosikan destinasi wisata, dan pemerintah kota lainnya berkomitmen untuk berpartisipasi langsung mengikuti event tersebut;
4. Masing-masing kota harus membangun kerjasama antar perangkat daerah untuk berperan aktif dalam percepatan pengembangan sektor Kepariwisataan;
5. Event Borneo Sumpit dilakukan setiap tahun secara bergantian sebagai media promosi mengangkat budaya daerah Wilayah V regional Kalimantan, event ini didorong oleh Apeksi Pusat agar kementerian Pariwisata dapat memfasilitasi;
6. Membangun kesepakatan bersama untuk menyusun paket wisata antar Kota di Kalimantan;
7. Mendorong apeksi pusat untuk memfasilitasi antara pemerintah kota Wilayah V Regional Kalimantan melakukan MOU dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), untuk pengembangan 16 Sub Sektor Ekonomi Kreatif;
8. Program even regional wisata budaya berbasis sungai dengan keterpaduan wilayah yang dilalui sungai diantaranya Mahakam, Kahayan, Barito, Martapura, Kapuas dan Sungai lainnya;
9. Mendorong dibukanya penerbangan Regional dan Internasional yakni Banjarmasin-Pontianak-Kuching, Banjarmasin-Brunei Darussalam, Banjarmasin-Batam, Banjarmasin-Bali, Samarinda-Kuala Lumpur, Samarinda-Bali (non transit);
10. Secara bersama menyediakan informasi pariwisata dan mengadakan media promosi se-Kalimantan baik dimedsos atau media cetak di Bandara, fasilitas umum yang difasilitasi oleh Sekretariat Komwil V;
11. Memperkuat komitmen dan konsistensi dalam menjaga toleransi antar Masyarakat/daerah dalam peningkatan industri pariwisata;
12. Penguatan kerjasama antar daerah dalam mempromosikan produk lokal sehingga terjadi sinergisitas antar daerah;
13. Mendorong percepatan penyediaan sarana dan prasarana system transportasi terpadu yang menghubungkan wilayah kalimantan.

Rekomendasi ini disetujui oleh semua Pemerintah Kota Komwil V yang berhadir dan ditandatangani oleh masing-masing Walikota atau yang mewakili.

untuk Download Rekomendasi disini