Articles by "Komwil V"
Tampilkan postingan dengan label Komwil V. Tampilkan semua postingan


Kegiatan Muskomwil V Apeksi ke IX Regional Kalimantan, hari Kamis (26/11) diawali dengan olahraga gowes bersama seluruh anggota organisasi tersebut.
Mengambil star di kawasan Taman Edukasi, di Jalan A Yani Km 2, Banjarmasin, 9 Walikota bersama delegasinya mulai menyusuri kawasan Kota Banjarmasin.
Tujuan gowes yang juga diikuti jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin adalah Taman Kamboja yang terletak di Jalan H Anang Adenansi Banjarmasin.
Sesampainya di taman tersebut, sembilan orang walikota mulai melakukan penanaman pohon. Walikota Samarinda menanam pohon buah mentega. Walikota Palangkaraya menanam pohon meranti (Shorea Leprosula Miq). Walikota Banjarbaru menanam pohon buah Langsat (Lansium Domesticum). Walikota Banjarmasin menanam pohon buah Kasturi (Mangifera Casturi). Walikota Balikpapan menanam buah Kemiri (Aleurites Moluccanus).
Walikota Tarakan menanam pohon buah ramania (Bouea Macrophylla). Walikota Pontianak menanam pohon Ulin (Eusideroxylon Zwageri). Walikota Bontang menanam pohon ulin (Eusideroxylon Zwageri). Walikota Singkawang menanam pohon tengkawang (Shorea Singkawang), dan Ketua Dewan Pengurus APEKSI menanam pohon Tengkawang (Shorea Singkawang).


Ketua Apeksi Komwil V Regional Kalimantan, H Ibnu Sina, pohon yang ditanam para kepala daerah di Pulau Kalimantan itu nantinya bisa menjadi kenangan dan dapat bermanfaat bagi kehidupan anak dan cucu. “Taman ini adalah taman kota, pohon yang kita tanam akan dibiarkan tumbuh permanen, tidak akan dirubah dan akan menjadi kenangan seluruh walikota se-Kalimantan punya tanaman di sini. Mudah-mudahan ini akan dirawat dengan baik. Jadi ketika kalian berkunjung ke sini kembali, ada kenangan yang ditinggalkan di Kota Banjarmasin,” ujarnya.(humpro-bjm)




Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah V Regional Kalimantan, menggelar Musyawarah Komisariat Wilayah V ke 9.
Ada beberapa agenda dalam kegiatan di Kota Banjarmasin bertemakan Dampak Pemindahan Ibu Kota Negara Terhadap Kota-Kota di Kalimantan dari Segi Infrastruktur Sosial dan Lingkungan itu, diantaranya merumuskan rekomendasi mengenai kebijakan pemerintah kota yang tergabung dalam Apeksi Komwil V, serta memilih ketua berikut wakil ketua Apeksi untuk kepengurusan periode 2019 sampai 2022.
Dalam kegiatan welcome dinner di Restauran Terapung Siring Balai Kota Banjarmasin, Ketua Apeksi Komwil V Regional Kalimantan, H Ibnu Sina berharap, kegiatan Muskomwil V ke 9 ini dapat menggali informasi dan membuat kajian terknis terkait pemindahan ibukota.
Harapan lain yang disampaikan dalam kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 25 sampai 27 November itu adalah, agar seluruh anggota Apeksi Komwil V nantinya dapat terlibat, dan bisa mengetahui lebih cepat informasi tentang pemindahan ibukota negara.

Dalam kegiatan yang dihadiri Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah, Sekda Kota Banjarmasin H Hamli Kursani dan seluruh kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin itu, ia juga mengajak seluruh anggota Apeksi Komwil V untuk saling bahu membahu, berkolaborasi mewujudkan Pulau Kalimantan sebagai sebuah entitas yang sangat berperan untuk Indoensia. “Kami mengajakan semua agar saling bahu-membahu, berkolaborasi untuk mewujudkan pulau Kalimantan sebagai sebuah entitas, yang sangat berperan ke depan untuk Indonesia, baik melalui jalur transportasi perstrukturnya, kemudian juga terkait dengan kehidupan ekonomi nya, termasuk juga dampak-dampak sosial lainnya,” ucapnya, Senin (25/11).
Kegiatan Muskomwil ke 9 ini selain dihadiri langsung oleh 9 walikota se Kalimantan beserta delegasinya, juga dihadiri Direktur Eksikutif Apeksi Pusat.
Dan dalam kesempatan H Ibnu Sina dan H Hermansyah juga menyerahkan kenang-kenang kepada seluruh kepala daerah yang hadir.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Bnajarmasin Hj Siti Wasilah dan Wakil Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Fatimah dan Wakil Ketua I TP Pkk Kota Banjarmasin Hj Aneta Olpah.(humpro-bjm)


Bahwa Rapat Kerja ke-V Komwil V Apeksi Regional Kalimantan Tahun 2018 telah dilaksanakan di Kota Palangka Raya pada :
Hari : Selasa s/d Kamis
Tanggal : 09 s/d 11 Oktober 2018 
Tempat : Hotel Aquarius Kota Palangka Raya
Tema : “Strategi Peningkatan Investasi di Kalimantan Berdasarkan Potensi Daerah”


1)Rombongan Pemerintah Kota Banjarmasin berangkat dari Kota Banjarmasin menuju Kota Palangka Raya dengan Jalan Darat dan Chek In di Hotel masing-masing;

2)Pukul 19.00 WIB s/d Selesai dilaksanakan Welcome Dinner di Rumah Jabatan Walikota Palangka Raya dihadiri oleh Walikota Banjarmasin beserta seluruh Pendamping pendamping, pada Kesempatan ini juga di agendakan Pengukuhan Forum Perpustakaan Daerah Komwil V dan Walikota Banjarmasin bertukar cendera mata dengan Walikota Palangka Raya, Welcome Dinner Rakernas Apeksi tahun 2018 ini merupakan acara pengantar untuk menjalin keakraban antar sesama peserta Apeksi di seluruh Indonesia, adapun rangkaian acaranya sebagai berikut :
a.Penampilan Kesenian Tari
b.Pembukaan
c.Pembacaan Do’a
d.Ramah Tamah/Makan Malam
e.Sambutan Walikota Palangka Raya
f.Pengukuhan Forum Komunikasi Perpustakaan Daerah Komwil V Apeksi Regional Kalimantan;
g.Foto Bersama;
h.Pertukaran Cindera mata/Pelakat
i.Hiburan
j.Penutup

Rabu, 10 Oktober 2018
1)Pukul 07.00 – 08.00 Wib



Penanaman Pohon, oleh Walikota anggota Komwil V Apeksi regional Kalimantan atau yang mewakili, bertempat di Mesjid Kecubung Kota Palangka Raya;
2)Pukul 08.00 – 08.30 Wib Registrasi Peserta APEKSI




3)Pukul 08.30 – 09.30 Wib Pembukaan Rakerwil ke-V dengan susunan acara sebagai berikut :
a.Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars APEKSI
b.Pembacaan do’a
c.Sambutan Walikota Palangka Raya
d.Sambutan Ketua Komwil V APEKSI
e.Sambutan Ketua Dewan Pengurus APEKSI
f.Sambutan Gubernur Kalimantan Tengah sekaligus membuka acara Raker
g.Penutup.
4)Pukul 09.00 – 09.15 Wib Coffee Break
5)Pukul 09.45 – 11.45 Ladies Program dengan kunjungan ke Centra Kerajinan di Kereng Bangkirai
6)Pukul 09.15 – 12.00 Wib Rapat Kerja dengan rangkaian :
a.Pemaparan dari nara sumber Kementerian dalam Negeri oleh Bapak Ala Baster, MT, Kasubdit Koperasi, UKM dan Penanaman Midal Direktorat Singkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri
b.Pemaparan dari nara sumber Bappedan Ibu Dra. Dwi Martini, Kasubdit Investasi Direktorat Perdagangan, Investasi, dan Kerjasama Ekonomi Internasional Kementerian PPN/Bappenas
7)Pukul 12.00 – 13.00 Wib Ishoma
8)Pukul 13.00 – 15.00 Wib Lanjutan Raker dengan Agenda Rumusan dan Rekomendasi Raker dengan Moderator Plt. Asisten Perekonomian Setda Kota Banjarmasin
9)Pukul 15.00 Wib Raker Selesai

Kamis, 11 Oktober 2018
Pukul 06.30 – 08.00 Senam Pagi dilanjutkan dengan Acara Susur sungai.



Pembukaan Rapat Kerja Wilayah ke V Komwil V APEKSI Regional Kalimantan Tahun 2018 dibuka resmi oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah;
Investasi merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan ekonomi karenan mempunyai keterkaitan dengan keberlangsungan kegiatan ekonomi di masa yang akan datang. Dengan melakukan investasi, kapasitas produksi dapat ditingkatkan, yang berarti peningkatan output. Peningkatan output akan meningkatkan pendapatan. Dalam jangka panjang, akumulasi investasi mendorong perkembangan berbagai aktivitas ekonomi sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Dengan demikian dampak dan keterkaitannya cukup besar, baik pada investor, pemerintah daerah sampai dengan rakyat kecil. Semakin banyak dan tinggi nilai investasi, kian besar pula dampak dan manfaat yang dipetik, seperti menyerap tenaga kerja, optimalisasi sumber daya alam serta yang paling utama meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat di daerah tersebut.
Dalam realitas di Indonesia bahkan di Kalimantan, ditemukan beberapa penyebab rendahnya tingkat investasi di daerah seperti kurangnya sinergi dan koordinasi antar stakeholders maupun antar daerah, masih terdapat konflik pada usaha berbasis lahan, rendahnya tingkat aksesibilitas daerah terhadap pusat-pusat pertumbuhan wilayah, terbatasnya ketersediaan sarana dan prasarana publik dasar di daerah, Belum optimalnya pengelolaan potensi sumber daya lokal dalam pengembangan perekonomian, Kebijakan Daerah (Perda ataupun Peraturan Kepala Daerah) yang kurang memberi keleluasaan pada investor, kurangnya promosi, lambat serta sulitnya pengurusan perizinan dan lain sebagainya.
Dengan demikian dibutuhkan suatu strategi peningkatan investasi yang diharapkan dapat .meningkatkan daya tarik investasi daerah terutama basis antar kota di Wilayah Kalimantan sehingga tercapai keserasian dan kolaborasi investasi, sinergi potensi antar daerah dan atau dengan pihak ketiga. Melalui strategi tersebut diharapkan dapat mengurangi kesenjangan daerah dalam investasi sehingga Kalimantan dapat maju secara bersama-sama.
Adapun Rekomendasi yang dihasilkan dalam Ralkerwil ke-V Apeksi Regional Kalimantan di Kota Palangka Raya tanggal 09 s/d 11 Oktober 2018 adalah sebagai berikut : 
a.Rekomendasi untuk Pemerintah Pusat
Permasalahan Perizinan :
1)Dalam Pelaksanaan PP Nomor 24 tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan berusaha terintergrasi secara eletronik atau online single subnation (OSS), pemerintah pusat agar mengeluarkan regulasi kepada daerah yang belum siap aplikasi OSS diberikan tenggang waktu pelaksanaanya dan terhadap pelayanan di hentikan atau dilaksanakan seperti biasa.
2)Pemerintah Pusat diharapkan dapat memfasilitasi Pelaksanaan OSS dalam bentuk bimtek sarana/prasarana penunjang dan dimasukan dalam program strategis nasional
3)Pemerintah Pusat diharapkan dapat memfasilitasi adanya peta potensi investasi diwilayah Kalimantan
4)Pemerintah Pusat dapat memfasilitasi pembentukan FCB kompi untuk menjebatani calon investor dalam berinvestasi
5)Diharapkan intervensi Pemerintah Pusat dalam penyesuaian regulasi penyediaan bahan baku untuk furniture
6)Diharapkan Pemerintah Pusat dapat mengeluarkan regulasi subsidi untuk sarana pengangkutan exspor.
7)Diharapkan Pemerintah Pusat dapat membantu ekspansi produk daerah ke tujuan ekspor (Eropa dan Amerika)
8)Diharapkan Pemerintah Pusat dapat mendorong investasi daerah antara lain dengan memberikan regulasi khusus pemanfaatan kawasan hutan yang berbasis ekonomi hijau
9)Pemerintah Pusat perlu melakukan percepatan program disagregrasi PMTB untuk mengetahui arah investasi daerah.

b.Rekomendasi untuk 9 (Sembilan) kota wilayah Kalimantan :
1)Bagi Daerah yang belum memiliki perda penanaman modal disarankan untuk segera membentuk perda penanaman modal.
2)Pemerintah kota dapat membuat perda terkait pelarangan penggunaan kantong plastik pada toko-toko modern dan pasar tradisional.

Untuk Materi bisa di Download
1.Materi Kemendagri
2.Materi Bappenas
3. Rekomendasi
 
Prosesi Tapung Tawar, 
Penyambutan Walikota Banjarmasin beserta Isteri

     Sesuai jadwal yang diagendakan pada tanggal 12 April 2017 Pukul 19.00 WIB dilaksanakan malam ramah tamah/Welcome Party dalam rangka Rapat Kerja ke-1 Muskomwil V APEKSI Regional Kalimantan di Taman Berlabuh Kota Tarakan dan dihadiri oleh seluruh Walikota atau yang mewakili Kota Anggota Komwil V regional Kalimantan, dalam kesempatan ini Walikota Banjarmasin bersama Ketua PKK Kota Banjarmasin dan Wakil Ketua PKK Kota Banjarmasin berhadir secara langsung didampingi pejabat lain yaitu Asisten Bidang Kerjasama, Kepala Dinas PM dan PTSP, Kepala Dinas Budpar, Kepala Badan Keuangan Daerah, Kepala Bagian Organisasi, Kepala Bagian Pemerintahan, Seluruh Camat, Kabid dan Sekbid pada Bakeuda beserta Staf Bagian Pemerintahan dan Humas;
Asisten II, Ka DBMPTSP, Ka Bakeuda dan Kadis Bupar 
dalam acara Wlcome Party di Taman Berlabuh

   Acara pada malam ramah tamah dibuka dengan Penampilan Barongsai terbaik di Kota Tarakan, dilanjutkan tarian daerah Kota Tarakan, kemudian Doa dan dilanjutkan makan malam bersama yang diselingi Hiburan penampilan Tarian Persembahan dari Pemerinah Kota Banjarmasin acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ucapan selamat datang oleh Walikota Tarakan, yang disusul oleh sambutan dan ucapan Terima Kasih dari Ketua Komwil V Apeksi regional Kalimantan oleh Bapak Ibnu Sina, dalam kesempatan ini Ketua Komwil V Apeksi menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya atas kesediaan Pemerintah Kota Tarakan untuk melaksanakana Rapat Kerja ini serta terima kasih atas penyambutan yang luar biasa kepada peserta Raker di Kota Tarakan;

Ka. Bakeuda Bapak Subhan Noor Yaumil memberi Ampau pada Barongsai
dan mewakili Pemko Banjarmasin dalam acara Hiburan Welcome Party

    
      Pada hari Kamis, tanggal 13 April 2017 Pukul 06.15  peserta Rakewil I APEKSI Regional Kalimantan melaksanakan Gowes bersama yang Start dari halaman Kantor Walikota Tarakan dengan Rute menuju Museum lokasi penanaman Pohon oleh Walikota Peserta Apeksi;
Persiapan Gowes

Para Walikota Anggota Komwil V Apeksi Reg Kalimantan 
Foto Bersama Sebelum acara Penanaman Pohon

Walikota Banjarmasin Foto Bersama Rombongan Pemko Banjarmasin
 dalam acara Penanaman Pohon
      
     Selanjutnya pada Pukul 09.00 waktu setempat Rakerwil I Apeksi Kalimantan dimulai dan di buka oleh Gubernur Kalimantan Utara Bapak Irianto Lambrieengawali rapat tersebut, Gubernur Kalimantan Utara berkesempatan memyampaikan beberapa pandangannya tentang permasalahan dan tantangan perkotaan ke depan yang kian rumit dan kompleks. “Karenanya, seorang Wali Kota harus memiliki kreasi dan inovasi, serta memperkuat networking
Gubernur Kalimantan Utara membuka Rakerwil I Apeksi

      Agar kotanya cepat maju, ada beberapa hal yang harus dilakukan terutama membuat kotanya nyaman dan tertib. Pertama, tertib lalulintasnya, Kedua kelola manajemen sampah yang baik. Kebersihan adalah salah satu kunci indikator keberhasilan kota itu;
   
   Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Apeksi Airin Rachmi Diany dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Raker ke-1 Apeksi Komwil V Regional Kalimantan Tahun 2017 di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Harap Airin kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, dan dapat menghasilkan program kerja dan gagasan yang baik dan inovatif untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, Airin juga berharap apapun hasil rapat kerja tersebut, apa yang telah disepakati dapat meningkatkan pelayanan publik untuk menghantarkan  Indonesia semakin maju dan semakin lebih baik.
    
    Rakerwil Apeksi di Kota Tarakan ini, jelas ketua Komwil V Ibnu Sina, merupakan kegiatan yang sangat strategis, mengingat Kalimantan merupakan pulau besar di Indonesia dan memiliki beragam potensi yang luar biasa, Apalagi, dalam kegiatan tersebut tema yang dibawakan adalah Pelayanan Perizinan untuk Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, beliau berharap tema tersebut dibahas lebih dalam dan rekomendasi yang dihasilkan dapat kita bawa ke Kota Malang;
Asisten Perekonomian Pemko Banjarmasin Selaku Moderator
Walikota Tangeran Selatan Narasumber 
dan Kepala DBMPTSP Selaku Narasumber

Peserta Rakerwil dari Pemerintah Kota Banjarmasin

      Dalam Rakerwil I ini menghasilkan beberapa rekomendasi sebagai berikut :
  1.     Menindaklanjuti Program Kerja Komwil V APEKSI Regional Kalimantan Tahun 2017-2019 di Kota Pontianak pada Tanggal 24 Oktober 2016 masing-masing Kota Anggota APEKSI Komwil V Regional Kalimantan agar menganggarkan iuran Komwil V sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) per tahun yang peruntukannya untuk akomodasi Kepala Daerah, Nara Sumber dan Apeksi Pusat, bagi Kota yang belum menganggarkan diharapkan bisa dimasukkan dalam anggaran perubahan dan bagi Kota Tuan Rumah yang sudah melaksanakan sebelum iuran terkumpul tetap diberikan dana operasionalnya;
  2.      Mendorong percepatan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Inovasi Pelayanan Publik dan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Standar Pelayanan Minimal untuk mendukung peningkatan pelayanan yang dapat berimplikasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah;
  3.     Perlunya koordinasi dan sinkronisasi guna penguatan peraturan/ketentuan mengenai perijinan agar tidak saling bertentangan antara Kementerian/Lembaga dengan Pemerintah Daerah;
  4.     Adanya komitmen bersama baik dari Kepala Daerah sampai dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait perijinan dalam upaya peningkatan Inovasi Pelayanan Perizinan;
  5.      Peningkatan pelayanan perijinan berbasis Teknologi Informasi Online sampai ke pelosok-pelosok yang ada di Daerah masing-masing dan inovasi layanan antar jemput ijin yang disesuaikan aturan dan ketentuan yang berlaku;
  6.       Peningkatan Kualitas Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Berbasis Q-Smart Service;
  7.     Meningkatkan kerja sama bidang implementasi aplikasi berbasis Teknologi Informasi antara Kota-kota di Kalimantan dengan Kota yang sudah maju dalam bidang Perijinan.
  8.   Merevisi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah agar Daerah pengolah minyak dapat diberikan porsi yang lebih besar dibanding Daerah yang bukan pengolah;
  9.       Menuntut Pemerintah Pusat agar Dana Bagi Hasil ke Daerah dapat ditingkatkan;
  10.      Perlu dukungan dari Pemerintah Pusat dalam menyiapkan Infrastruktur Daerah untuk menerapkan iklim investasi yang kondusif di Daerah, seperti bandara, pelabuhan, air bersih, energi listrik dan lain-lain;
  11.     Dukungan pendanaan dari Pemerintah Pusat untuk Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan di masyarakat dalam rangka peningkatan bidang pelayanan seperti PATEN (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan).
  12.       Mencari sumber-sumber potensi yang baru untuk meningkatkan  Pendapatan Asli Daerah (PAD), sesuai Undang-undang Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah;
  13.     Mendorong kerja sama antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dan Pemerintah Daerah terkait Transfer of Knowledge/Replikasi Inovasi dengan melibatkan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia dan Perguruan Tinggi;
  14.      Pemerintah Kota Tarakan menyatakan kesediaan dan kesiapan untuk menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional APEKSI 2018 untuk itu direkomendasikan agar Kota Tarakan sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional Apeksi tahun 2018; dan
  15.      Mengingat tanggal 12 Juli 2017 masih sulit transportasi (padatnya transportasi seusai lebaran) dan bertepatan dengan pelaksanaan STQ Tingkat Nasional di Kota Tarakan pada tanggal 15 Juli 2017 yang diikuti oleh seluruh Pemerintah Provinsi se Indonesia yang akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, maka Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Malang diusulkan diundur sampai dengan tanggal 26 Juli 2017.
     Ini adalah Raker yang pertama sejak terpilihnya Walikota Banjarmasin Bapak Ibnu Sina sebagai Ketua Komwil V Apeksi Regional Kalimantan, Rapat Kedua akan dilaksanakan di Kota Samarinda pada bulan Agustus 2017, sesuai Program Kerja Apeksi Komwil V Regional Kalimantan yang disusun di Kota Pontianak.

Walikota Banjarmasin beserta Isteri 
berfoto bersama Walikota Tangerang Selatan