Articles by "Pemumotda"
Tampilkan postingan dengan label Pemumotda. Tampilkan semua postingan


Bersama ini disampaikan             
1. Tema dan Logo
        a. Tema Peringatan Hari Jadi ke-493 Tahun Kota Banjarmasin Tahun 2019 adalah:
”BANJARMASIN KOTA PARIWISATA SUNGAI
DENGAN
WIRAUSAHA BARU YANG KREATIF DAN INOVATIF”
       b. Logo dan Sepanduk peringatan Hari Jadi ke-493 Kota Banjarmasin Tahun 2019, bisa didownload di :
               Logo
               1) Via Google Drive
               2) Via Mediafire

               Sepanduk
               1) Via Google Drive (corel Draw X4)
               2) Via Google Drive (Corel Draw X7)

2. Penyelenggaraan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-493 Tahun 2019 dilaksanakan dengan berlandaskan pada tema serta perayaan yang dilaksanakan secara meriah, khidmat dalam kesederhanaan, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, karena Hari Jadi  Kota Banjarmasin merupakan hari jadinya masyarakat dilaksanakan bersama-sama pemerintah.

3. Mendorong seluas mungkin prakarsa dan kreativitas masyarakat dalam menyelenggarakan acara-acara peringatan serta mengedepankan kesenian khas daerah/tradisional, sehingga hakekat peringatan dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat dapat benar-benar terwujud, untuk itu kepada para Camat dan Lurah diharapkan dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut di tiap RT di wilayah masing-masing pada hari Selasa tanggal 24 September 2019.

4.      Memberikan Lampu-lampu penerangan yang warna warni dan indah pada jalan-jalan protokol Kota Banjarmasin yaitu jalan sepanjang Jl. Lambung mangkurat sampai kantor Gubernur, perempatan Hotel Arum dan Kantor Pos,  sepanjang Jl. Ahmad Yani, Sepanjang jalan Sutoyo S sampai dengan Pelabuhan Trisakti, Sepanjang Jalan S. Parman sampai dengan Jalan H. Hasan Baseri dan lainnya yang didukung oleh partisipasi dunia usaha dengan menyampaikan Logo dan Tema Hari Jadi sehingga Kota Banjarmasin menjadi semarak. 

5. Mengapur/mencat pagar dan bangunan kantor, pasar dan toko serta membersihkan halaman sehingga terwujud lingkungan yang bersih dan nyaman.

6. Kepada seluruh Lurah di Kota Banjarmasin agar membantu menyampaikan informasi ini kepada seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha di wilayahnya masing-masing agar melaksanakan edaran ini.

7. Diharapkan agar dapat memasang umbul-umbul, banner, dan spanduk ditempat-tempat yang dapat dilihat dengan jelas mulai Tanggal 1 September s/d 30 September 2019.

8. Bagi Hotel, Restoran dan Rumah makan agar menyiapkan area berfoto (Foto Booth) tamu atau pengunjung dengan tema tentang Kota Banjarmasin serta menginformasikan tentang Hari Jadi ke-493 Kota Banjarmasin tahun 2019;

9. Kepada kalangan dunia usaha agar membuat promosi usahanya dalam bentuk gebyar diskon, pemberian hadiah dan bentuk promosi lainnya yang dikaitkan  dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-493 Tahun Kota Banjarmasin Tahun 2019;

10. Pada tanggal 24 September 2019, mewajibkan Karyawan/ti di Instansi atau tempat usaha masing-masing untuk menggunakan pakaian Batik Sasiranggan


Pengaplikasian Sepanduk

1) Instansi/Kantor/Dinas Pemerintah Kota Banjarmasi

    a) Alternatif 1


    b) Alternatif 2


2. Umum

    a) Alternatif 1

    b) Alternatif 2 











NOMOR : 100 / 335  -BAGPEM/Setko/VII/2019

TENTANG

PENYAMPAIAN TEMA DAN LOGO PERINGATAN HARI ULANG TAHUN KE-74
KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2019

Menindaklanjuti  :
2.      Surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B-681/M.Sesneg/ Set/TU.00.04/06/2019 Tanggal 24 Juni 2019, Hal Penyampaian Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019;
3.      Surat Menteri Sekretariat Negara Nomor B-779/M.Sesneg/ Set/TU.00.04/07/2019 Tanggal 23 Juli 2019, Penyampaian Penyempurnaan Tema Peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019
maka bersama ini disampaikan Edaran HUT ke-74 Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2019 sebagai berikut :
1.      Tema

a.       Tema Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019 yang semula SDM UNGGUL INDONESIA MAJU;
  1. Logo peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019, bisa didownload pada:



  • Surat Edaran Penyempurnaan Tema HUT ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019 [download]
  • Surat Edaran Partisipasi Menyemarakkan Bulan Kemerdekaan Tahun 2019 [download]
  • Salinan Keputusan Menteri Sekretaris Negara Nomor 174 tahun 2019 - Pembentukan Panitia Pelaksana HUT Ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019 [download]
  • Pedoman Visual [download]
  • Pedoman Peringatan HUT Ke-74 Kemerdekaan RI RI Tahun 2019 [download]

  • 2.   Penyelengaraan HUT ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019 dilaksanakan dengan berlandaskan pada tema serta dirayakan secara meriah dan khidmat, dengan mengusahakan sehemat mungkin pembiayaannya serta dengan memperhatikan situasi dan kondisi setempat;
    3.  Memamfaatkan secara maksimal desain logo HUT ke-74 RI ke dalam berbagai media (Website/media social Instansi, Stiker kendaraan dinas, dan kendaraan jemputan, Souvenir maupun merchandise instansi dan lain-lain;
    4.    Mendorong seluas mungkin prakarsa dan kreativitas masyarakat dalam menyelenggarakan acara-acara peringatan serta mengedepankan hiburan khas daerah/tradisional, olahraga dan hal lainnya, sehingga hakekat peringatan dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat dapat benar-benar terwujud;

    5.   Sesuai ketentuan Pasal 7 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan maka kepada seluruh Instansi Pemerintah maupun BUMD dihimbau untuk mengibarkan Bendera Merah Putih, Memasang Spanduk, umbul-umbul, baliho, poster dan hiasan lainnya, membuat gerbang/lawang sekiping dan lampu hias dilingkungan Instansi unit kerjanya/perusahaan Bapak/Ibu masing-masing serta kendaraan bermotor yang dimiliki dengan berpedoman pada Modul Pedoman yang sudah dilampirkan pada Link di Point 1.b, mulai tanggal 1 s/d 31 Agustus 2019;
    6.  Mengapur/mencat pagar dan bangunan kantor, pasar dan toko serta membersihkan halaman sehingga terwujud lingkungan yang bersih dan nyaman;
    7. Panitia penyelenggara hendaknya senantiasa berkoordinasi dengan unsur-unsur/aparat keamanan dalam setiap penyelenggaraan acara-acara hiburan agar keseluruhan acara dapat berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman;
    8.      Khusus untuk SKPD diluar lingkungan Balaikota Banjarmasin, agar dapat memasang spanduk HUT RI didepan kantor dan/atau tempat-tempat strategis lainnya.


    Tak lama lagi Kota Banjarmasin akan berusia 493 tahun. Persiapan menyambut harijadi kota berjuluk seribu sungai ini pun mulai dilakukan jajaran Pemko Banjarmasin.
    Tahun 2019 ini, tema yang akan diusung dalam peringatan harijadi Kota Banjarmasin adalah 
    "Banjarmasin Kota Pariwisata Sungai 
    dengan 
    Wirausaha Baru yang Kreatif dan Inovatif"

    Selain telah menentukan tema, pihak Pemko Banjarmasin juga menyelenggarakan sayembara pembuatan logo harijadi tersebut.
    dalam Rapat Internal Pemko Banjarmasin yang dipimpin oleh Walikota Banjarmasin dan Wakil Walikota Banjarmasin, selain memutuskan terkaitTema yang akan diangkat, juga akan dilaksanakan Sayembara untuk Pemilihan Design Logo yang akan dipakai di segala Event Hari Jadi ke 493 Tahun Kota Banjarmasin Tahun 2019
    Sayembara pembuatan logo harijadi Kota Banjarmasin ke 493 itu terbuka untuk umum. Lomba digelar kurang lebih dua minggu lamanya, dimulai hari Rabu tanggal 19 Juni 2019 dan berakhir tanggal 30 juni 2019 pukul 24.00 Wita.
    adapun Hadiah yangditawarkan kepada pemenang sebesar :
    Terbaik 1. Rp 3.000.000
                 2. Rp.1.500.000
                 3. Rp. 1.000.000

    Persyaratan Umum: 
    1. Terbuka untuk UMUM
    2. Logo karya SENDIRI / tidak plagiat dan belum pernah dipublikasikan / diikutkan pada lomba manapun.
    3. Setiap peserta maksimal hanya dibolehkan mengirimkan 3 karyanya.
    4. Logo mencerminkan karakter kekinian BANJARMASIN yang inovatif / progresif dan semangat bergerak bersama untuk membangun sesuai Tema " BANJARMASIN KOTA PARIWISATA SUNGAI DENGAN WIRAUSAHA BARU YANG KREATIF DAN INOVATIF".
    5. Wajib memberikan uraian / deskripsi Logo tentang filosofi / makna dari tiap logo yang diikutkan lomba.
    6. Logo yang dipilih dan dinyatakan sebagai pemenang akan menjadi milik Pemkot Banjarmasin, namun hak cipta tetap melekat pada desainer.
    7. Pemkot Banjarmasin berhak menggunakan logo pemenang terbaik pertama sebagai logo RESMI Hari Jadi Banjarmasin Ke 493 Tahun 2019.
    8. Lomba ini hanya memilih 3 logo sebagai Pemenang Terbaik.


    Persyaratan Khusus:
    1. Logo HANYA bertuliskan teks: 493 Tahun.
    2. Logo berupa SIMBOL atau KARAKTER yang sederhana dan mudah diingat.
    3. Logo WAJIB dikirim dalam bentuk High Resolution 300 dpi dan berupa JPG atau PNG (File Asli/Hi-Res)
    4. Logo yang dibuat dapat diaplikasikan penerapannya pada berbagai MEDIA.
    Keputusan Tim Juri Lomba Logo mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

    Pengiriman karya logo dari tanggal 18 - 30 Juni 2019 Pukul 24.00 Wita melalui email:
    logobjm2019@gmail.com
    Dilengkapi data diri lengkap: nama, alamat, nomor telepon.

    Pemenang diumumkan pada Tanggal 5 Juli 2019 melalui media sosial resmi Humpro Setdako Banjarmasin dan Media Press Room Balai Kota Banjarmasin








    BANJARMASIN – Tiga SKPD lingkup Pemko Banjarmasin diberikan penghargaan oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, karena dinilai tepat waktu dan lengkap dalam penyusunan dan penyampaian data dokumen tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun Anggaran 2018.
    SKPD tersebut terdiri dari Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Bagian Umum Setda Kota Banjarmasin, dan Kecamatan Banjarmasin Selatan. 
    Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menyatakan, di tahun 2016 lalu, secara nasional hasil LPPD secara Kota Banjarmasin masuk dalam urutan ke 40, kemudian pada tahun 2017 meningkat dengan menduduki urutan ke 38. 
    Untuk tahun 2018 ini, ia berharap, urutan LPPD Kota Banjarmasin bisa masuk dalam urutan 10 besar nasional. “Dalam tiga tahun kepemimpinan kami, banyak hal yang sudah kita kerjakan, dan banyak hal yang sudah kita raih, prestasi di tingkat provinsi, di tingkat nasional, bahkan di tingkat Internasional, oleh karena itu kita berharap tahun 2018 ini dan seterusnya bisa lebih meningkat lagi, bahkan mudah-mudahan masuk dalam 10 besar nasional,” ujarnya, saat memberikan arahannya dalam kegiatan rapat penyampaian laporan sekretariat tim penyusun dokumen LKPj tahun 2018 dan LPPD tahun 2018, dalam rangka EKPPD 2019 Pemko Banjarmasin, dan penyerahan dokumen laporan dan penyerahan piagam penghargaan kepada tim penyusun terbaik SKPD, Jumat (31/05).

    Dijelaskannya, penyusunan LPPD merupakan salah satu fase penting dalam siklus mekanisme penyelenggaraan pemerintahan daerah. Terlebih, terangnya, LPPD merupakan dasar evaluasi pemerintah daerah terhadap pelaksanaan pemerintah daerah, sekaligus sebagai bahan pembinaan lebih lanjut, artinya bagus tidaknya hasil dari evaluasi tersebut adalah berdasarkan laporan kinerja dari SKPD. “Mari kita terus tingkatkan kinerja dengan spirit Banjarmasin Bisa, Banjarmasin Baiman, Banjarmasin Barasih wan Nyaman,” katanya.

    Sementara itu, Kabag Pemerintahan Setda Kota Banjarmasin Dolly Syahbana dalam laporannya mengatakan, evaluasi LPPD akan dilakukan oleh tim evaluasi daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang terdiri dari, BPKP Perwakilan Kalsel, Inspektorat Provinsi Kalsel, Bappeda Provinsi Kalsel dan Biro Pemerintahan Provinsi Kalsel. “Berdasarkan informasi yang kami terima evaluasi itu akan dilaksanakan pada minggu ke 4 bulan Juni atau minggu pertama bulan Juli tahun 2019,” ucapnya.
    Proses selanjutnya, katanya lagi, akan dilaksanakan evaluasi oleh tim pusat dan Kemendagri untuk selanjutnya dilakukan secara regional maupun nasional melalui surat keputusan Mendagri.
    Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah, Sekda Kota Banjarmasin H Hamli Kursani dan seluruh kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin.(humpro-bjm)


    Walikota Banjarmasin beserta beserta rombongan menghadiri Rapat Kerja ke-VI Apeksi Komwil V Regional Kalimantan Tahun 2018 yang telah dilaksanakan di Kota Bontang Provinsi Kalimantan Timur dengan agenda kegiatan sebagai berikut :
    a.      Rabu, 28 Nopember 2018
    1)      Rombongan Pemerintah Kota Banjarmasin berangkat dari Kota Banjarmasin menuju Kota Bontang;
    2)      Pukul 18.30 Wita s/d Selesai dilaksanakan makan malam bersama Walikota Bontang, Pejabat beserta seluruh tamu VVIP di kediaman Walikota Bontang;
    3)      Pukul 19.30 Wita s/d Selesai Seluruh Tamu VVIP mengikuti Bontang City Carnival di panggung utama depan Ramayana Kota Bontang;


    b.      Kamis, 29 Nopember 2018
    1)      Pukul 06.20 – 06.35 Wita
    Mengikuti Kegiatan Kuliner Nusantara dilanjutkan dengan Gowes bersama yang diikuti oleh seluruh Pemerintah Kota peserta Raker;
    2)      Pukul 08.35 - 12.00 Wita Persiapan Raker dan Pembukaan Raker;
    a)      Persembahan kesenian;
    b)       Menyanyikan Lagu Indonesia Raya;
    c)       Pembacaan do’a;
    a.       Sambutan Walikota Bontang;
    b.      Sambutan Ketua Komwil V APEKSI;
    c.       Sambutan Ketua Dewan Pengurus APEKSI;
    d.      Sambutan Gubernur Kalimantan Timur sekaligus membuka acara Raker;
    e.       Menyanyikan Mars Apeksi;
    f.        Penutup.
    3)      Pukul 12.00 – 13.00 Wita Coffee Break
    4)      Pukul 13.00 – 16.30 Wita Diskusi Panel;
    a)      Pemaparan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia;
    b)      Pemaparan dari Pemerintah Kota Bontang;
    c)      Diskusi dan Tanya Jawab;
    d)      Perumusan Rekomendasi;
    5)      Pukul 19.30 - 20.00 Wita Farewell Party dengan rangkaian :
    a)      Makan Malam bersama;
    b)      Pembukaan;
    c)      Pembacaan Doa;
    d)      Sambutan Walikota Bontang;
    e)      Penyerahan Cindera mata;
    f)       Foto bersama;
    g)      Hiburan;
    h)      Selesai.

    c.       Jumat, 30 Nopember 2018
    1)      Pukul 07.00 Walikota peserta Raker kembali ke Bandar Udara di Kota Balikpapan dengan Pesawat yang disediakan oleh Panitia;
    2)      Peserta Pendamping dapat mengikuti pertandingan Eksebisi yang diadakan panitia atau Chek Out dari Hotel dan kembali ke Kota masing-masing.

    Walikota Bontang ibu dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG dalam sambutannya menyapa para peserta yang hadir.  Ia berharap peserta bisa mendapatkan kesan baik selama berada di Bontang.  Tak hanya itu, kehadiran peserta diharapkan dapat menambah pendapatan daerah;
    Kota Bontang mempunyai smart center, UMKM dari perusahaan PT Badak, PKT dan Indominco, Bontang Kuala dan lainnya;
    Meskipun ada UU Nomor 23 tahun 2004, tapi Pemko Bontang tetap bersemangat mengelola kepariwisataan. “Kita tetap berkomitmen agar pariwisata yang ada di kota ini bisa betul-betul menghasilkan ekonomi di kota bontang;
    Dengan adanya pertemuan APEKSI ini, semua permasalah kota-kota di Indonesia bisa dibahas kemudian dibuatkan rekomendasi untuk dibawa ke tingkat pusat agar bisa menjadi perhatian pemerintah pusat
    Sebagai pengurus Apeksi Pusat, dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG bersama Wali kota lainnya telah berhasil memperjuangkan permintaan bantuan dana ke presiden untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan perekonomian kelurahan sebelum mengakhiri sambutannya beliau berharap rakerwil ini akan membuahkan hasil yang baik demi kesejahteraan masyarakat;
    Ketua Komwil V APEKSI Regional Kalimantan H. Ibnu Sina dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Rakerwil yang dilaksanakan para pengurus APEKSI Regional V Kalimantan ini menandakan adanya kesadaran bersama, bahwa kota-kota dan kabupaten serta daerah di Kalimantan sudah memiliki kesamaan visi tentang memandang Pulau Kalimantan sebagai sebuah entitas pembangunan yang tidak bisa dipisahkan. “Kami berharap dalam kesempatan Rakerwil yang akan datang, kita juga bisa menindaklanjuti dalam bentuk kerja sama antar daerah;
    Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banjarmasin juga menyatakan kekaguman atas pelaksanaan kegiatan Bontang City Carnival. Kesempatan-kesempatan seperti itu mudah-mudahan menjadi inspirasi;
    Pembukaan Rapat Kerja Wilayah ke VI Komwil V APEKSI Regional Kalimantan Tahun 2018 dibuka resmi oleh Gubernur Kalimantan Timur Bapak DR. IR. H. Isran Noor, M.SI;
    Dalam Sambutannya Gubernur Kalimantan Timur menyampaikan bahwa APEKSI merupakan sebuah perhimpunan nonformal sekaligus sebagai mitra pemerintah, mitra daerah dan pusat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan kemasyarakatanyang ada di dalam kota. “Jadi ada kegiatan-kegiatan yang dianggap penting yang diurusi oleh perkumpulan ini, organisasi ini, yang bisa dipecahkan bersama-sama, dan ini bukan organisasi politik dan juga LSM. Dan persoalan pembinaan memang menjadi masalah dan akhir-akhir ini memang cukup membuat permasalahan di dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan baik dikota maupun kabupaten;
     Contohnya beberapa regulasi tentang pelayanan publik yang awalnya memudahkan masyarakat, tapi setelah direvisi malah terkesan mempersulit masyarakat seperti UU nomor 23 tahun 2014, akibatnya pemerintah daerah pun seperti kehilangan kewibawaannya lantaran banyak masyarakat tidak bersedia mengurusi izin usahanya. “Masalah perizinan tambang contohnya, itu ditarik ke provinsi. Bayangkan orang jauh-jauh pedalaman ngurusnya diprovinsi, padahal yang melaksanakan itu adalah petani, masyarakat biasa, kemudian datang ke provinsi, waktunya pengurusannya lama biaya mahal, dan belum tentu keluar izin hari itu, ini juga akibatnya UU nomor 23 2014;
    Dalam paparan Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Area IV dari Kementerian Pariwisata Eddy Susilo menyebutkan core economy Indonesia adalah pariwisata dan sudah diformat diformat sebagai prioritas nasional, selain infrastruktur, energi, pangan, dan maritime;
    Diumumkan oleh WTTC bahwa Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan pariwisata tertinggi nomor sembilan di dunia, dan Nomor 1 di Asia, Pertumbuhan pariwisata Indonesia Januari-Desember 2017 mencapai 22 persen. Angka pertumbuhan ini di atas rata-rata pertumbuhan wisatawan dunia sebesar 6,4 persen, dan pertumbuhan wisatawan di ASEAN sebesar 7 persen;
    Disampaikan bahwa negara tetangga seperti Vietnam tumbuh lebih baik, yakni sebesar 29 persen. Alasannya, salah satunya adalah karena Vietnam melakukan banyak deregulasi, Di sisi lain, pertumbuhan pariwisata Indonesia jauh lebih tinggi dari Malaysia yang tumbuh hanya 4 persen, Singapura 5,8 persen dan Thailand 8,7 persen;
    Sejak pemerintahan Jokowi-JK, Arief menegaskan bahwa pariwisata dapat menjadi sektor penghasil devisa terbesar, bahkan kini menjadi penyumbang devisa nasional keempat terbesar setelah kelapa sawit (CPO), minyak dan gas bumi serta pertambangan (batu bara)
    Adapun Rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakerwil ke-VI Apeksi Regional Kalimantan di Kota Bontang tanggal 28 s/d 30 Nopember 2018 dengan Tema “Inovasi Pelayanan Publik untuk Kesejanteraan Masyarakat” adalah sebagai berikut :
    Dalam rangka menghadapi tantangan tata kelola Penyelengaraan Pemerintahan, Meningkatkan Apresiasi Masyarakat dalam layanan Publik dan Peningkatan Daya saing dalam pembangunan Ekonomi, maka para walikota berkomitmen untuk :
    1.      Meningkatkan Peran Kepemimpinan Kepala Daerah sebagai bentuk Komitmen dalam mendorong pengarustamaan Inovasi Daerah dan Menumbuhkan Budaya Kerja yang inovatif untuk mendorong Birokrasi dalam menemukan dan menerapkan Ide-ide kreatif dalam menjawab tantangan yang ada dalam melaksanakan peneyelengaraan pemerintahan daerah;
    2.      Menindaklanjuti dengan regulasi daerah (Perwali) agar daerah mempunyai inovasi berkelanjutan, serta menyiapkan roadmap arah kebijakan pembangunan daerah yang akan mendukung pencapaian kinerja daerah;
    3.      Mengembangkan mekanisme kolaboratif (Sinergitas) antar sektor baik pemerintah pusat, Pemerintah Daerah, Swasta, Masyarakat, Perguruan Tinggi dan Semua Steakholder lainnya sehingga pelaksanaan pembangunan inovasi dapat terlaksana dengan baik dan partisipasi public meningkat dalam mengisi otonomi daerah;
    4.      Mendorong kerjasama disegala sektor antar kota di Kalimantan atau kota lainnya melalui Kolaborasi Pemerintah Daerah;
    5.      Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait memberikan penghargaan untuk mengikui Pendidikan dan Pelatihan (dalam dan Luar Negeri) secara efektif kepada ASN dan Masyarakat yang memiliki Potensi;
    6.      Menguatkan kembali komitmen Kementerian keuangan, untuk memberikan apresiasi kepada daerah yang mendapatkan penghargaan berupa peningkatan dana insentif daerah;
    7.      Komitmen Pemerintah daerah untuk segera membentuk Forum kepala Dinas Pariwisata untuk membangun Kerjasama Destinasi Wisata di Kalimantan;
    8.      Agar pemerintah pusat mendukung  Inovasi daerah yang memiliki Potensi Holistik untuk diterapkan secara Nasional dan dijadikan Program Nasional;
    9.      Melakukan evaluasi terhadap perkembangan hasil rekomendasi rakerwil apeksi secara berkelanjutan sehingga rekomendasi yang telah disepakati dapat dipantau pelaksanaannya;
    10.  Dengan adanya pelaksanaan PP Nomor 24 Tahun 2018 yaitu tentang pelaksanaan Online Single Submission (OSS) diharapkan kementerian dalam negeri segera mengeluarkan Permendagri mengenai petunjuk teknis;
    11.  Dengan adanya tingkat ketidaklulusan kuota CPNS yang cukup tinggi, diharapkan menjadi bahan pertimbangan dari Kementerian PAN-RB agar kebijakan penerimaan CPNS diserahkan kembali kepada Daerah.
    Rekomendasi ini desahkan pada tanggal 29 Nopember 2018 dan disetujui oleh semua Pemerintah Kota Komwil V yang berhadir dan ditandatangani oleh masing-masing Walikota atau yang mewakili.


    Sesuai arahan Walikota Banjarmasin dan hasil keputusan rapat panitia Hari Jadi Kota Banjarmasin tanggal 10 Agustus 2018, agar perayaan Hari Jadi kota ke 492 Tahun 2018 lebih mendekatkan dengan masyarakat, upacara peringatan tahun ini  tidak hanya di laksanakan di halaman Balai Kota Banjarmasin tetapi juga dilaksanakan secara serentak di 492 titik meliputi sekolah, madrasah, perguruan tinggi, baik negeri dan swasta, madrasah, kantor pemerintah dan swasta di kota Banjarmasin, kantor kecamatan,  kantor kelurahan bahkan sampai RT dan RW.

    Tujuan
    1. Untuk meluaskan partisipasi warga masyarakat dalam perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 492 Tahun 2018;
    2. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang sejarah kota Banjarmasin;
    3. Meningkatkan kecintaan warga terhadap kotanya.

    Bentuk kegiatan
    1. Upacara peringatan hari jadi kota Banjarmasin pada hari senin tgl 24 September pukul 07.30 yang dapat disatukan dengan upara bendera di sekolah atau madrasah atau kantor pemerintah/swasta; dengan menambahkan :
    a. Pembacaan Sejarah kota Banjarmasin  oleh perwakilan orang tua siswa atau perwakilan guru atau perwakilan siswa atau karyawan/pegawai (Download di Sini);
    b. Pembacaan sambutan walikota Banjarmasin oleh pembina upacara.  (Download di Sini);
    2. Melaksanakan lomba-lomba menghibur atau permainan tradisional seperti balogo, engrang, daku, asinan dan lain sebagainya;
    3. Anak-anak di arahkan untuk menulis surat tulisan tangan kepada Walikota Banjarmasin Bapak H. Ibnu Sina, S.Pi., M.Si, bisa berupa ucapan terima kasih, saran ataupun kritik membangun;
    4. Memasang Sepanduk, Umbul-umbul atau hiasan disekolah masing-masing dalam rangka Hari Jadi ke-492 Kota Banjarmasin tahun 2018. (sepanduk, Logo dan Tema bisa di Download pada www.banjarmasinkota.go.id  atau www.bagpem.banjarmasinkota.go.id).



    Dengan ini kami sampaikan


    SURAT EDARAN

    NOMOR : 100 /522 -BAGPEM/Setko/VIII/2018

    TENTANG

    PENYAMPAIAN TEMA DAN LOGO PERINGATAN HARI JADI KE-492

    KOTA BANJARMASIN TAHUN 2018


    1.      Tema dan Logo
    a.       Tema Peringatan Hari Jadi ke-492 Tahun Kota Banjarmasin Tahun 2018 adalah: "Memantapkan Banjarmasin Kota Sungai Berbasis Ekonomi Kreatif dan Smart City"
    b.      Logo dan Sepanduk peringatan Hari Jadi ke-492 Kota Banjarmasin Tahun 2018, bisa didownload di www.banjarmasinkota.go.id, www.bagpem.banjarmasinkota.go.id atau www.humpro.banjarmasinkota.go.id.
    2.  Penyelengaraan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-492 Tahun 2018 dilaksanakan dengan berlandaskan pada tema serta perayaan yang dilaksanakan secara meriah, khidmat dalam kesederhanaan, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, karena Hari Jadi Kota Banjarmasin merupakan hari jadinya masyarakat bukan hari jadinya Pemerintah.
    3.      Berpartisipasi memasang Lampu-lampu penerangan yang warna warni dan indah di depan Kantor, Toko, Rumah Makan dan Tempat Usaha masing-masing yang berada di jalan-jalan protokol Kota Banjaramsin.
    4.   Pemasangan Umbul-umbul, Banner, Spanduk, Baliho, Lampu hias dan Logo serta Tema Hari Jadi ke-492 Tahun Kota Banjarmasin dimulai dari tanggal 1 September s/d 30 September 2018.
    5.  Mengapur/mencat pagar dan bangunan kantor, pasar dan toko serta membersihkan halaman sehingga terwujud lingkungan yang bersih dan nyaman.
    6.   Kepada kalangan dunia usaha agar membuat promosi usahanya dalam bentuk gebyar diskon, pemberian hadiah dan bentuk promosi lainnya yang dikaitkan  dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-492 Tahun Kota Banjarmasin Tahun 2018.
    7.   Pada tanggal 24 September 2018, mewajibkan Karyawan/ti di Instansi atau tempat usaha   
          masing-masing untuk menggunakan pakaian Batik Sasiranggan.

         Downloa Surat Edaran 
         1. Pemko Banjarmasin
         2. Umum