Articles by "Pemerintahan"
Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan


Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80 

di Banjarmasin Berlangsung Khidmat

Foto Bersama Wakil Wali Kota, FORKOPIMDA dan Kepala SKPD
 
Banjarmasin, 10 November 2025 – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80 di halaman Balai Kota Banjarmasin, Senin (10/11). Upacara berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat nasionalisme, dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda.

Dalam suasana yang penuh penghormatan, seluruh peserta upacara mulai dari unsur Forkopimda Kota Banjarmasin, TNI, POLRI, para ASN, dan Pelajar mengikuti jalannya upacara dengan tertib. Momen ini menjadi refleksi bagi seluruh warga kota untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa Indonesia.


Penyerahan Tali asih.


Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan tali asih kepada para Veteran sebagai bentuk penghargaan dan rasa terima kasih atas jasa-jasa mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Wali Kota Hj. Ananda, Bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin.

Setelah semua rangkaian acara di halaman Balai Kota Selesai Wakil Wali Kota Beserta Forkopimda melakukan Ziarah rombongan Ke tugu 9 Nopember di Jalan 9 Nopember, Kelurahan Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur dan Tugu Pahlawan di depan Kantor KPPN Banjarmasin di Jalan D.I Panjaitan Kelurahan Antasan Besar, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Kegiatan berlangsung dengan penuh haru dan kebersamaan, menggambarkan semangat gotong royong serta penghormatan tinggi kepada para pejuang bangsa. Dengan pelaksanaan upacara ini, diharapkan nilai-nilai kepahlawanan terus hidup dalam hati seluruh masyarakat Banjarmasin. 





Dengan ini Kami sampaikan, Spanduk Resmi Ucapan Hari Jadi Kota Banjarmasin Ke-492. Diberitahukan dapat ditayangkan serentak pada SKPD/Unit Kerja lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin, dan Instansi/Perusahaan di Wilayah Kota Banjarmasin terhitung tanggal 1 September 2018 dengan ukuran 1 meter x 5 meter (horizontal). Untuk ucapan pada Media Sosial dari semua pihak dengan menambahkan hastag #banjarmasin492 dan/atau #harijadibanjarmasin492 
Atas perhatian dan kerjasama yang baik, Kami ucapkan terima kasih.

Dapat diunduh/download link di bawah ini :
1. SKPD/Unit Kerja lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin 
https://drive.google.com/file/d/19CW06Vsz9qvMnpQE9F-vHhAfHSrI7qJL/view?usp=sharing

2. Instansi/Perusahaan di wilayah Kota Banjarmasin
https://drive.google.com/file/d/1BAfYUQRaxeh0HCmd4UzwqoN4qUD5FdqI/view?usp=sharing


Peringatan HUT Detik-Detik Proklamasi Ke 73 Tahun 2018 ini sedikit agak istimewa dari tahun sebelumnya. Sebab, peringatan kali ini bertepatan dengan hari yang sama saat Proklamasi untuk pertama kali dikumandangkan oleh Proklamator Indonesia, Soekarno-Hatta, Jumat (17/08). Makanya, Peringatan HUT Detik-Detik Proklamasi Tingkat Kota Banjarmasin diawali dengan drama kolosal tentang Sejarah Perjuangan Masyarakat Bumi Kayuh Baimbai, dalam mempertahankan kemerdekaan.
Bertindak sebagai Inspektur upacara Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina. Saat itu hadir juga jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin, Plh Sekda Kota Banjarmasin Gazi Akhmadi, Para Kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Banjarmasin Hj Siti Fatimah, para Camat dan Lurah, serta para Pelajar Se-Kota Banjarmasin.
Lebih menariknya lagi, dalam upacara yang dilaksanakan di Siring Balai Kota Banjarmasin itu, terlihat hadir para mahasiswa luar negeri dari berbagai negara seperti Jerman, Francis, Kazakhstan, Mesir, Vietnam, Belgia dan Maroko yang menjadi peserta pertukaran pelajar dalam Project Lingkungan dan Pendidikan (AIESEC in ULM). Mereka mengikuti seluruh rangkaian upacara bendera dari awal hingga akhir.
Saat berlangsung upacara, pasukan pengibar bendera berjumlah 28 orang binaan Kodim 1007 Banjarmasin dan Polresta Banjarmasin, berhasil menaikan Sang Saka Merah Putih tanpa mengalami kendala. Menurut H Ibnu Sina, kemerdekaan adalah nikmat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada Bangsa Indonesia, untuk itu seluruh komponen bangsa ini harus mensyukurinya. Kegiatan Peringatan Detik-Detik Proklamasi tahun ini, lanjutnya, mengulang sejarah 73 Tahun yang lalu, dimana di hari dan jam yang sama telah dibacakan Teks Proklamasi untuk pertama kalinya. “Saya bersyukur nilai-nilai nasionalisme, kebangsaan dan kejuangan bisa kita hadirkan di suasana hari ini.  Mulai dari drama kolosal kisah Demang Lehman kemudian dilanjutkan dengan pasukan pengibar bendera pusaka. Alhamdulillah tidak ada kesalahan itulah jiwa-jiwa perjuangan patriotisme yang luar biasa,” ujarnya. Mudah-mudahan, ucapnya lagi, kegiatan Peringatan Detik-Detik Proklamasi ini bisa menjadi bekal untuk membangun Kota Banjarmasin yang Barasih Wan Nyaman. “Kemerdekaan adalah modal untuk menyejahterakan masyarakat Banjarmasin,” pungkasnya
Logo Bisa di Download disini
Tema :  

''Memantapkan Banjarmasin Kota Sungai Berbasis Ekonomi Kreatif dan Smart City"


Deskripsi Logo :


1. Angka 4: menyerupai desain atap rumah adat Banjar bubungan tinggi, salah satu ciri
     yang menggambarkan kota Banjarmasin.
2. Angka 9: 
-Bundaran di angka sembilan, memiliki makna dinamis (semangat) dan bergerak,
     bergerak bersama dalam hal ekonomi kreatif maupun smart city.
-Bangunan gedung menggambarkan kota Banjarmasin sebagai kota berbasis smart city.
-Anyaman purun yang ada di gedung menggambarkan kota Banjarmasin sebagai kota
     berbasis ekonomi kreatif, karena anyaman puru menggambarkan salah satu ekonomi kreatif
     yang ada di Banjarmasin.

3.
Angka 2: menyerupai jukung merupakan ikon khas kota Banjarmasin,
     menggambarkan kota Banjarmasin sebagai kota sungai.
-  
Tiga air di bawah jukung: mendeskripsikan tiga sungai lokasi pasar terapung, salah
     satu obyek wisata yang berlokasi di sungai martapura, sungai kuin, dan lok baintan.

4.
Warna:
-  
Gradasi warna jingga dan kuning: jingga merupakan warna yang nyaman dipandang,
     mendeskripsikan Kota Banjarmasin sebagai kota yang nyaman sesuai dengan tagline
     BAIMAN (Barasih wan "Nyaman"), sedangkan warna kuning adalah warna yang
     menggambarkan semangat, semangat dalam mengembangkan usaha kreatif, selain
     itu warna kuning identik dengan warna khas Banjarmasin.
-  
Warna putih di anyaman purun: merupakan warna yang bersih, menggambarkan
     kota Banjarmasin sebagai kota yang bersih (Barasih) yang juga sesuai dengan tagline
     BAIMAN, bersih dalam hal pengembangan ekonomi kreatif yang memanfaatkan
     bahan yang ramah lingkungan seperti produk berbahan dasar purun.
-  
Warna biru pada gedung dan sungai: mengambarkan teknologi dan modern dalam
     pengelolaan kota dan sungai sebagai pelaksanaan smart city.


Logo merupakan Karya  dari : Muhammad Ikhsan Pemenang Syambara pembuatan Logo Hari Jadi Ke-492 Tahun Kota Banjarmasin Tahun 2018



SURAT EDARAN


NOMOR : 100 /399.2-BAGPEM/Setko/VII/2018

TENTANG

PENYAMPAIAN TEMA DAN LOGO PERINGATAN HARI ULANG TAHUN KE-73 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2018



Menindaklanjuti Surat Kementrian Sekretariat Negara Nomor B-484/M.Sesneg/ TU.00.04/07/2018 Hal Penyampaian Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2018 tanggal 11 Juli 2018, maka bersama ini disampaikan Edaran HUT ke-73 RI tanggal 17 Agustus 2018 sebagai berikut :

1.     Tahun 2018 adalah tahun yang istimewa bagi Indonesia, karena selain bertepatan dengan 73 tahun Kemerdekaan RI kita juga menyambut ajang Asian Games XVIII dimana Indonesia dipercayakan kembali untuk menjadi tuan rumah setelah 56 tahun.

2.      Tema dan Logo
a.       Tema Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan RI tahun 2018 adalah :
KERJA KITA PRESTASI BANGSA;
  1. Logo peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan RI, bisa didownload pada website Kementerian Sekretaris Negara di www.setneg.go.id atau melalui link di Website Resmi Pemerintah Kota Banjarmasin www.banjarmasinkota.go.id dan Bagian Pemerintahan Setdako Banjarmasin www.bagpem.banjarmasinkota.go.id

3.  Penyelengaraan HUT ke-73 Kemerdekaan RI Tahun 2018 dilaksanakan dengan berlandaskan pada tema serta dirayakan secara meriah dan khidmat, dengan mengusahakan sehemat mungkin pembiayaannya serta dengan memperhatikan situasi dan kondisi setempat;

4.   Perayaan Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI agar dijadikan momentum sebagai sarana pendidikan dan hiburan bagi rakyat yang sinergis dengan perayaan Asian Games XVIII;

5.      Mendorong seluas mungkin prakarsa dan kreativitas masyarakat dalam menyelenggarakan acara-acara peringatan serta mengedepankan hiburan khas daerah/tradicional, olahraga dan hal lainnya, sehingga hakekat peringatan dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat dapat benar-benar terwujud;

6.   Sesuai ketentuan Pasal 7 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan maka kepada seluruh Instansi Pemerintah maupun BUMD dihimbau untuk mengibarkan Bendera Merah Putih, Memasang Spanduk, umbul-umbul, baliho, poster dan hiasan lainnya, membuat gerbang/lawang sekiping dan lampu hias dilingkungan unit kerjanya/perusahaan masing-masing serta kendaraan bermotor yang dimiliki dengan berpedoman pada Modul Pedoman yang sudah dilampirkan pada Link di Point 1.b, mulai tanggal 1 s/d 18 Agustus 2018;

7.  Mengapur/mencat pagar dan bangunan kantor, pasar dan toko serta membersihkan halaman sehingga terwujud lingkungan yang bersih dan nyaman;

8.  Panitia penyelenggara hendaknya senantiasa berkoordinasi dengan unsur-unsur/aparat keamanan dalam setiap penyelenggaraan acara-acara hiburan agar keseluruhan acara dapat berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman;

9.      Khusus untuk SKPD diluar lingkungan Balaikota Banjarmasin, agar dapat memasang spanduk HUT RI didepan kantor dan/atau tempat-tempat strategis lainnya.


surat Edaran bisa di Download di :
1. Untuk SKPD, Perusda, Kelurahan dan Puskesmas di Kota Banjarmasin
2. Masyarakat dan Umum di Kota Banjarmasin



Inovasi yang dilakukan masyarakat Kelurahan Sungai Lulut RT 7, Kecamatan Banjarmasin Timur ini, memang patut dicontoh oleh masyarakat kelurahan lain yang ada di Kota Banjarmasin.
Betapa tidak, untuk mengurangi sampah yang berserakan di sungai, mereka menciptakan sebuah gerakan Aku Bangga Sungai Bebas Sampah (ABAH).
Hebatnya lagi, kelurahan tersebut akhirnya terpilih mewakili Kota Banjarmasin di tingkat provinsi dalam lomba kebersihan.
Karenannya, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menyatakan apresiasinya atas inovasi yang telah dilakukan dan dilaksanakan masyarakat di kelurahan tersebut.
Menurutnya, untuk membangun daerah diperlukan inovasi yang mudah dipahami dan dimengerti seluruh lapisan masyarakat. “Inovasi itu penting dan inovasi itu tidak mesti harus wah, yang sederhana saja cukup,” ujarnya,” Sabtu (14/07).
Pemimpin Bumi Kayuh Baimbai ini datang ke Kelurahan Sungai Lulut bersama Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah, sambil bersepeda bersama tim Gowes Kayuh Baimbai, dan dihadapan masyarakat setempat ia kembali mengucapkan, rasa terima kasihnya kepada pencetus inovasi tersebut, Puskemas Sungai Lulut, dan Ketua RT 7 yang telah berhasil mengajak masyarakatnya untuk selalu menjaga kebersihan lingkungannya. “Insya Allah, nanti kami akan promosikan menjadikan kampung percontohan untuk kebersihan sampah,” katanya. 
Mudah-mudaan, lanjutnya lagi, dengan adanya inovasi ABAH, ke depannya bisa mewakil Kota Banjarmasin hingga ketingkat Nasional dalam lomba kebersihan lingkungan. “Pesan saya pertahankan inovasi ini, jangan hanya karena ada lomba, tapi betul-betul untuk kebersihan bersama. Mudah-mudahan semakin banyak program yang kita lakukan dan bisa ditiru RT dan Lurah di Kota Banjarmasin,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menghimbau agar seluruh lapisan masyarakat kota berjuluk seribu sungai agar mengalakan penggunaan wadah ramah lingkungan. “Pastikan di sepeda motor dan mobil ada kantong belanja, jadi dimanapun mau berbelaja bawa kantong sendiri. Itu yang bisa kita lakukan untuk tidak mencemari lingkungan, dan mudahan menjadi amal jariah,” pungkasnya.
Pencetus program inovasi ABAH, Vita, menjelaskan, cikal bakal terciptanya inovasi tersebut berawal dari rasa keprihatinannya terhadap kebersihan lingkungan di kawasan tersebut. “Inovasi ABAH kami mulai sejak tahun 2016. Inovasi itu muncul dari permasalahan masih banyak rumah tangga buang sampah ke sungai. Kemudian masalah kurangnya tempat sampah. Setelah melalui sosialisasi dan sudah banyak masyarakat yang mengetahui pengetahuan tentang pentingnya kebersihan, kemudian kami bersama warga mencentuskan inovasi ABAH,” tuturnya.

Sumber :(humpro-bjm)